Melukis Api di Udara, Unimaxx Kenalkan Fotografi Steelwool
SURABAYA — Komunitas fotografi Unimaxx kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu komunitas paling aktif di Surabaya. Pada Sabtu (14/6/2025) pukul 18.00 WIB, Unimaxx menggelar sesi motret bareng dengan teknik steelwool di kawasan Gunung Anyar, Surabaya.
Sebanyak 20 anggota terlibat dalam kegiatan ini. Mereka antusias mengeksplorasi keindahan visual dari percikan api yang dihasilkan oleh steelwool, sebuah teknik fotografi yang belakangan semakin populer di kalangan penggemar foto malam.
“Steelwool atau serat baja sebenarnya produk untuk membersihkan karat atau menghaluskan kayu. Tapi kalau dibakar lalu diputar, bisa menghasilkan efek cahaya seperti lingkaran api, spiral, atau payung api yang sangat artistik,” jelas Denny D’Colo, Ketua Unimaxx Photography Community, di sela kegiatan.
Denny menambahkan, agar hasil foto optimal, ada teknik khusus dalam memutar steelwool. Gerakannya harus dinamis dan presisi, tidak asal-asalan, serta membutuhkan latihan.
“Tempatnya juga harus dipilih yang gelap dan jauh dari keramaian, supaya percikan apinya terlihat jelas dan tidak membahayakan orang sekitar,” imbuhnya.
Bagi yang ingin mencoba teknik ini, Denny memberikan beberapa tips dasar: gunakan kamera DSLR dengan pengaturan ISO 100-200, diafragma f/8-f/11, dan shutter speed antara 15 hingga 30 detik. Penggunaan tripod menjadi wajib agar hasilnya stabil dan tajam.
“Kalau ada genangan air di sekitar lokasi, hasil fotonya bisa lebih dramatis karena ada efek refleksi,” tambah Denny.
Ke depan, Unimaxx Photography berkomitmen terus menghadirkan kegiatan-kegiatan fotografi menarik bagi para anggotanya dan pecinta seni visual di Surabaya. (Red)

