Dua Tahun Berkiprah, Ivan Arista Serahkan Tongkat Estafet ke Edwin Surya Wijaya
Surabaya, 11 September 2025 – Estafet kepemimpinan Muda Mudi Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya (PMTS) resmi berganti. Ivan Arista menyerahkan jabatan Ketua Koordinator Muda Mudi PMTS yang diembannya selama dua periode (2023–2025) kepada Edwin Surya Wijaya untuk masa bakti 2025–2026.
Serah terima jabatan berlangsung di Double Happiness International Restaurant, dihadiri perwakilan muda mudi dari berbagai perkumpulan Tionghoa Surabaya. Hadir pula Ketua Koordinator PMTS H.A. Nurawi, Sekjen PMTS Rasmono Sudarjo, Sekretaris YHMCHI Oei Tjing Yen, dan Ketua PITI Surabaya Herman Hosana.
Jejak 2 Tahun Ivan Arista
Dalam laporannya, Ivan Arista memaparkan kiprah Muda Mudi PMTS selama dua tahun terakhir, di antaranya:
Menghadiri 232 undangan berbagai perkumpulan.
Menyelenggarakan 22 kegiatan mandiri dan 38 kolaboratif, seperti bazar UMKM, dialog kebangsaan, Cap Go Meh, baksos akupuntur, khitanan massal, hingga konsultasi hukum.
Menyelenggarakan 11.11 International Single Day Celebration, 3.3 Youth Networking Dinner, dan 6.6 Youth Fun Run.
Menjalin MoU dengan UKDC, PH CHHS, Unimaxx, dan Klik FM.
Melakukan 18 audiensi dengan Konjen RRT, Jepang, Amerika, hingga Pemkot Surabaya.
Atas dedikasi itu, Ivan mendapat penghargaan dari PMTS.
Pesan dan Harapan
Sekjen PMTS, Rasmono Sudarjo, membacakan 10 aturan dasar ketua muda mudi, mulai dari menjaga jati diri Tionghoa, tidak terlibat politik praktis, hingga mengawal visi-misi organisasi.
Sementara Ketua Koordinator PMTS, H.A. Nurawi, berterima kasih atas kontribusi Ivan sekaligus memberi semangat kepada pengurus baru.
“Ivan dari Xian You, Edwin dari Fuqing, dan Liong Pascariana dari Hakka. Regenerasi ini penting agar kepemimpinan berjalan sehat. Semoga keberadaan muda mudi semakin bermanfaat,” kata Nurawi.
Fokus Kepemimpinan Baru
Ketua baru, Edwin Surya Wijaya, menegaskan pentingnya kekompakan.
“Saya berharap kita solid, saling mendukung, dan bersama-sama mewujudkan program yang bermanfaat bagi komunitas maupun masyarakat luas,” ujarnya.
Wakil Ketua Liong Pascariana Danaga menambahkan, program 2025–2026 akan lebih variatif, mulai dari gathering tematik, kuliner, nonton bersama, seminar, olahraga, hingga workshop.
Acara ditutup dengan makan malam bersama yang penuh keakraban. (Red)

