Komunitas

PALS Gelar Workshop Foto Produk Tingkatkan Penjualan UMKM

Komunitas Foto Perkumpulan Alumni Saint Louis Satu (PALS) menggelar workshop bertema “Ubah Foto Produk Jadi Mesin Penjualan” di Laoban, Jl. Barata Jaya XIX No.61 Surabaya, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB ini menyasar pelaku UMKM, usaha rumahan, dan content creator yang ingin meningkatkan kualitas foto produk agar lebih menarik dan bernilai jual tinggi di media sosial maupun marketplace.

Dalam era digital, visual produk menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen. Foto yang profesional terbukti mampu meningkatkan daya tarik sekaligus mendorong penjualan.

Workshop ini menghadirkan Soedjianto Gunawan sebagai pemateri, yang membagikan teknik fotografi produk praktis menggunakan peralatan sederhana, bahkan hanya dengan smartphone. Peserta diajarkan mulai dari hal dasar seperti membersihkan lensa, pengaturan cahaya alami maupun buatan, hingga cara menghindari flash berlebih agar hasil foto tetap natural.

Peserta juga mempelajari optimalisasi fitur smartphone, seperti pengaturan fokus dan exposure dengan satu sentuhan, penggunaan format 3:4 untuk fleksibilitas cropping, serta pemanfaatan optical zoom atau pendekatan langsung ke objek agar kualitas gambar tetap maksimal.

Dari sisi komposisi, peserta dikenalkan pada berbagai teknik penting seperti rule of thirds, leading lines, negative space, framing, balancing, hingga depth untuk menciptakan foto yang lebih estetik, rapi, dan menarik perhatian audiens.

Selain itu, aspek teknis seperti stabilitas pengambilan gambar juga ditekankan. Peserta disarankan menggunakan dua tangan atau tripod, memanfaatkan timer atau remote shutter, serta mempertimbangkan penggunaan lensa tambahan seperti makro atau wide-angle untuk hasil yang lebih variatif.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menghasilkan foto produk berkualitas profesional secara mandiri tanpa biaya besar. Foto yang baik tidak hanya memperkuat branding, tetapi juga meningkatkan minat beli konsumen di tengah persaingan digital yang semakin ketat.

Koordinator Komunitas Foto PALS, Elvira F. Supit, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin komunitas untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kemampuan visual produk. Ia menekankan bahwa fotografi produk dapat dilakukan dengan alat sederhana tanpa harus menyewa jasa profesional.

Wakil Ketua PALS, Robby Djayadi, menambahkan bahwa workshop ini menjadi ruang belajar bersama bagi anggota komunitas, khususnya pelaku UMKM, agar mampu menghasilkan foto yang lebih layak jual.

Para peserta juga memberikan respons positif. Apriani berharap kegiatan seperti ini dapat rutin diselenggarakan, sementara Marisa menilai pelatihan ini sangat bermanfaat karena memberikan keterampilan praktis yang bisa langsung diterapkan di rumah dengan peralatan sederhana. (Red)