News

East Java Junior Padel 2026 Digelar di Atom Sports Center, Cetak Bibit Atlet Masa Depan

Semangat baru olahraga padel mulai terasa di Jawa Timur. Untuk pertama kalinya, PBPI Jawa Timur bersama Atom Sports Center Pasar Atom menggelar East Java Junior Padel 2026, turnamen junior yang menjadi langkah awal pembinaan atlet muda padel di Jawa Timur.

Ajang yang berlangsung pada 9–10 Mei 2026 ini menghadirkan kompetisi kelompok usia 12 hingga 20 tahun, baik putra maupun putri. Turnamen tersebut bukan sekadar pertandingan, melainkan juga simbol berkembangnya olahraga padel di Indonesia yang kini semakin mendapat perhatian.

Wakil Ketua Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI), Denny Harryson, menjelaskan East Java Junior Padel menjadi momentum penting untuk menumbuhkan regenerasi atlet muda sejak dini. Terlebih, olahraga padel kini resmi berada di bawah naungan KONI Pusat sebagai anggota ke-74 sejak Rakernas 2024.

“Turnamen junior ini diharapkan menjadi awal lahirnya bibit-bibit atlet padel masa depan dari Jawa Timur, sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju Porprov 2027 dan PON 2028,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur, Muhammad Nabil, yang mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia berharap semakin banyak kompetisi serupa digelar di Jawa Timur agar potensi atlet muda dapat terasah sejak usia dini.

Sementara itu, Ketua Umum PBPI Jawa Timur, Rudie Risdianto, mengatakan turnamen ini menghadirkan konsep pertandingan yang menarik dan berbeda melalui format Americano Series. Dalam sistem tersebut, pemain akan terus berganti pasangan di setiap ronde sehingga pertandingan menjadi lebih dinamis sekaligus melatih kemampuan adaptasi para atlet muda di lapangan.

Menurutnya, PBPI Jawa Timur terus mendorong penyelenggaraan berbagai turnamen padel, khususnya bagi kalangan anak muda. Langkah tersebut menjadi bagian dari pembinaan atlet sekaligus persiapan menghadapi ajang besar seperti PON dan Asian Games.

“Kami mendorong turnamen padel anak muda untuk persiapan mengikuti turnamen besar, seperti PON dan Asian Games,” imbuhnya.

Kategori yang dipertandingkan meliputi Americano Series KU 12 Putra, Americano Series KU 12–20 Putri, serta Team Competition KU 14–20 Putra. Selain pertandingan, peserta dan pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas seperti free coaching clinic, free main bareng (mabar), hingga trial Head Ball.

Antusiasme peserta pun terlihat tinggi. Salah satu peserta, Alicia Kate Sianto, mengaku senang bisa mengikuti turnamen tersebut. Siswi Little Sun School itu merasa percaya diri karena rutin berlatih tiga kali dalam seminggu.

Awalnya Alicia menekuni olahraga tenis sebelum akhirnya tertarik mendalami padel. Kini ia mengikuti kompetisi kategori KU 12–14 dan bercita-cita menjadi atlet profesional.

“Saya memang suka olahraga tenis dan padel. Latihan seminggu tiga kali, bahkan bisa lebih,” ujar putri pasangan Erik Sianto dan Lidya Wati Sanjaya tersebut.

Dengan atmosfer kompetisi yang segar, konsep pertandingan yang unik, serta semangat pembinaan usia muda, East Java Junior Padel 2026 diharapkan menjadi salah satu event olahraga junior inspiratif di Surabaya sekaligus membuka jalan lahirnya atlet-atlet padel masa depan Indonesia. (Red)