Yayasan Abdi Husada Utama dan JEC Java Gelar Operasi Katarak Gratis untuk 56 Pasien
SURABAYA – Yayasan Sosial Abdi Husada Utama kembali menggelar bakti sosial operasi katarak gratis bekerja sama dengan Klinik Utama Mata JEC Java @Surabaya, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan yang memasuki pelaksanaan ke-36 ini menjadi upaya nyata membantu masyarakat mengurangi risiko kebutaan akibat katarak.
Pendiri Yayasan Sosial Abdi Husada Utama, Soeharsa Muliabarata, mengatakan sebanyak 56 pasien dinyatakan lolos dan menjalani tindakan operasi dalam kegiatan tersebut. Ia menjelaskan, program operasi katarak gratis telah rutin dilaksanakan sejak 2015 dan hingga kini telah membantu 2.335 pasien.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang terus mendukung kegiatan sosial ini sehingga dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujar Soeharsa.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Sosial Abdi Husada Utama, DR, HC Alim Markus, menilai kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat kurang mampu, terutama mereka yang sebelumnya mengalami gangguan penglihatan sehingga kesulitan beraktivitas dan bekerja.
“Mereka yang awalnya tidak bisa melihat, setelah operasi dapat kembali melihat dan menjalani aktivitasnya. Sebagai sesama manusia, sudah menjadi kewajiban kita untuk saling membantu,” katanya.
Direktur Klinik Utama Mata JEC Java @Surabaya, Novri Susanti, SE., Ak., MF, menyampaikan peserta bakti sosial tidak hanya berasal dari Surabaya, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Timur. Dalam pelaksanaannya, operasi dilakukan menggunakan teknologi fakoemulsifikasi, yakni metode operasi modern dengan sayatan minimal tanpa jahitan sehingga proses pemulihan pasien lebih cepat.
“Sebanyak delapan dokter ikut berkontribusi dalam kegiatan ini,” jelas Novri Susanti sambil menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan Yayasan Sosial Abdi Husada Utama atas kerja sama yang terus terjalin.
Sementara itu, Kepala Klinik Utama Mata JEC Java @Surabaya, dr. Dian Arumdini, SpM, mengatakan banyak pasien yang merasa terbantu hingga kembali mengikuti operasi untuk mata sebelah lainnya.
“Pasien merasa terbantu karena operasi ini gratis dan memberikan perubahan besar dalam kehidupan mereka,” ujarnya.
Kegiatan sosial tersebut juga mendapat apresiasi dari drh. Cicik Sri Sukarsih, MH, Direktur Tindakan Karantina Hewan Badan Karantina Indonesia, serta dukungan dari Ketua Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI), H.A. Nurawi.
Turut hadir dalam kegiatan itu jajaran pengurus Yayasan Sosial Abdi Husada Utama, perwakilan Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia, dan pengurus Perkumpulan Fuqing Jawa Timur.
Salah satu pasien, Kapidun (87), warga Kediri, mengaku bersyukur dapat mengikuti operasi katarak gratis tersebut. Ia datang didampingi anak dan cucunya.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih sudah dibantu operasi katarak gratis,” ucapnya.
Selain menggelar operasi katarak gratis, Yayasan Sosial Abdi Husada Utama juga memiliki Klinik Abdihusada Utama yang memberikan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat dengan penanganan langsung oleh dokter serta pemberian obat paten. (Red)

