Puspitadewi Prijadi Apresiasi Pameran Kaligrafi Indonesia–Tiongkok di Surabaya
Surabaya – Pameran Kaligrafi, Seni Lukis, dan Fotografi bertema “Setinggi-tingginya Gunung, Sepanjang-panjangnya Sungai, Suka dan Duka Dilewati Bersama” mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Puspitadewi Prijadi, salah seorang pemangku kepentingan Sekolah Tiga Bahasa Khay Ming, Surabaya.
Pameran berlangsung 30 Agustus – 1 September 2025 di Sekolah Tiga Bahasa Khay Ming, Citra Raya Citraland Surabaya ini terasa istimewa. Selain menampilkan karya seni lintas budaya, pameran tersebut juga bertepatan dengan peringatan tiga momentum bersejarah: 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Tiongkok, 70 tahun Konferensi Asia-Afrika Bandung, serta 620 tahun pelayaran pertama Laksamana Cheng Ho ke Barat.
Menurut Puspitadewi, pameran ini bukan sekadar ruang untuk menampilkan karya seni, tetapi juga wujud nyata jalinan persahabatan dua bangsa melalui bahasa budaya.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga masyarakat dapat hadir langsung untuk menyaksikan keindahan karya kaligrafi serta kekayaan seni yang mempertemukan Indonesia dan Tiongkok. Pameran ini juga memberi ruang bagi pelaku UMKM sehingga mampu meningkatkan pendapatan mereka. Kegiatan ini sangat bermanfaat, dan saya berharap masyarakat tidak melewatkan kesempatan untuk melihatnya,” ujar Puspitadewi Prijadi selaku Presiden Direktur PT Matahari Sakti.
Pameran tersebut terselenggara berkat kerja sama berbagai lembaga, antara lain Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia, Confucius Institute Universitas Negeri Surabaya, Perkumpulan Seni Lukis & Kaligrafi Shufa Jawa Timur, Sekolah Tiga Bahasa Khay Ming, Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia, Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya, Confucius Institute Universitas Al Azhar Indonesia, serta Indonesia Calligraphy and Painting Institute.
Melalui kolaborasi seni dan budaya ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mengenal, menghargai, sekaligus melestarikan nilai-nilai tradisi yang hidup dalam setiap goresan kaligrafi maupun lukisan. (Red)

