Aksi Sosial Ramadan, Perkumpulan Wanita Tionghoa Surabaya Kembali Bagikan Takjil
Kebersamaan dan kepedulian kembali ditunjukkan oleh Perkumpulan Wanita Tionghoa Surabaya melalui kegiatan berbagi takjil bagi warga Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kegiatan ini berlangsung di depan Gedung Perkumpulan Wanita Tionghoa Surabaya pada Rabu sore, 5 Maret 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.
Menjelang waktu berbuka, warga yang melintas tampak antusias menerima paket takjil yang dibagikan. Senyum hangat, sapaan ramah, serta ucapan terima kasih dari para penerima menciptakan suasana sederhana namun penuh makna. Momen tersebut menjadi gambaran indah kebersamaan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kota Surabaya.
Ketua Perkumpulan Wanita Tionghoa Surabaya, Merry Swanda, menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil telah menjadi tradisi organisasi setiap bulan Ramadan sebagai wujud kepedulian dan penghormatan kepada umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.
“Kami tahun ini sudah dua kali membagikan takjil kepada saudara-saudara Muslim. Kegiatan pertama dilaksanakan pada 26 Februari 2026, dan hari ini kembali kami adakan pada 5 Maret 2026 dengan membagikan 400 paket buka puasa berisi nasi, minuman, masker dan kurma. Minggu depan, kami masih akan membagikan takjil. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota Perkumpulan Wanita Tionghoa Surabaya yang telah bekerja sama sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Kebersamaan dan kepedulian inilah yang membuat kegiatan ini terus berjalan setiap tahun,” ujarnya.
Selain kegiatan berbagi di bulan Ramadan, Perkumpulan Wanita Tionghoa Surabaya juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Salah satunya adalah kegiatan donor darah rutin yang bertujuan membantu menjaga ketersediaan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI).
Melalui berbagai aksi sosial tersebut, kontribusi organisasi ini telah dirasakan luas oleh masyarakat Surabaya tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun golongan.
Aksi berbagi sederhana di bulan suci Ramadan ini kembali menegaskan bahwa nilai kemanusiaan, toleransi, dan persaudaraan dapat tumbuh kuat di tengah masyarakat yang beragam. Red

