Cahaya Kembali untuk Ribuan Pasien: Baksos Operasi Katarak ke-33 Digelar Yayasan Abdi Husada Utama dan Klinik Mata JEC-Java
SURABAYA — Ribuan masyarakat kembali bisa melihat dunia dengan jelas berkat bakti sosial operasi katarak ke-33 yang digelar oleh Yayasan Sosial Abdi Husada Utama, berkolaborasi dengan Klinik Utama Mata JEC-Java @Surabaya, Sabtu (14/6/2025). Program ini menjadi salah satu ikhtiar nyata dalam menekan angka kebutaan akibat katarak di Indonesia.
Dewan Pembina Yayasan Sosial Abdi Husada Utama, Alim Markus, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi pelaksanaan bakti sosial ini. “Terima kasih kepada Yayasan Sosial Abdi Husada Utama dan tim dokter Klinik Mata JEC-Java @Surabaya yang telah membantu ribuan pasien bisa kembali melihat. Ini amal sosial yang luar biasa mulia,” ungkap Alim Markus.
Pendiri Yayasan Sosial Abdi Husada Utama, Soeharsa Muliabarata, turut menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan kegiatan ini. “Baksos operasi katarak ini sudah 33 kali dilaksanakan dengan total pasien mencapai 2.193 orang, dan bersyukur semuanya berjalan sukses tanpa ada kegagalan,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada operasi katarak, Yayasan Abdi Husada Utama juga memiliki Klinik Abdihusada Utama yang memberikan pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat, lengkap dengan pemberian obat-obatan paten. “Sejak didirikan hingga sekarang, Klinik Abdihusada Utama telah melayani lebih dari 149 ribu pasien,” tambah Soeharsa.
Direktur Klinik Utama Mata JEC-Java @Surabaya, Novri Susanti, menambahkan bahwa kerja sama dengan Yayasan Abdi Husada Utama sudah berlangsung hingga 12 kali. “Dalam bakti sosial kali ini, kami berhasil melakukan operasi katarak kepada 39 pasien dari 68 orang yang mengikuti proses skrining. Total pasien yang sudah kami bantu bersama-sama telah mencapai 2.200 orang,” ujarnya.
Sebagai bentuk rasa syukur atas capaian tersebut, digelar syukuran dengan pemotongan nasi tumpeng. Ustadz Hasan Basri, Ketua Pelaksana Harian YHMCHI, memimpin doa, disusul dengan pemotongan tumpeng oleh Soeharsa Muliabarata yang diserahkan kepada dr. Dimas Anandita Wigit SpM, salah satu dokter utama dalam kegiatan ini.
Dalam kesempatan itu, Novri Susanti menyerahkan penghargaan kepada Alim Markus atas dukungan penuhnya terhadap program kemanusiaan ini. Sebaliknya, Soeharsa Muliabarata memberikan penghargaan kepada dr. Dian Arumdini SpM Kepala Klinik Mata JEC-Java @Surabaya.
dr. Dimas Anandita Wigit SpM juga menjelaskan bahwa seluruh proses operasi dilakukan secara profesional dengan dukungan peralatan medis modern. “Meski ini kegiatan sosial, kami tetap menjunjung tinggi standar mutu demi keselamatan dan kenyamanan pasien,” tegasnya.
Apresiasi juga datang dari Indah Kurnia, Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial. Ia menilai program seperti ini adalah contoh konkret kolaborasi dunia usaha dan masyarakat dalam meningkatkan kesehatan publik. “Saya sangat mengapresiasi upaya para pengusaha Jatim melalui Yayasan Sosial Abdi Husada Utama. Ini benar-benar manfaat nyata untuk masyarakat,” ujar Indah.
Turut hadir dalam kegiatan ini para pengurus yayasan seperti; Budiman Wahyudi, Chandra Wurianto Woo, Arief Soeharsa, Rasmono Sudarjo, Lidia, dan Agus Susanto. Hadir pula Oei Tjing Yen selaku Sekretaris YHMCHI, serta para dokter dan relawan yang terlibat.
Bakti sosial ini bukan sekadar operasi medis, melainkan gerakan nyata menghadirkan harapan baru bagi ribuan masyarakat untuk kembali menatap dunia dengan mata yang terang. (Red)

