Bakti Kesehatan Akupunktur di Masjid Cheng Hoo, Wujud Sinergi Kesehatan dan Semangat Kepahlawanan
Dalam rangka menyambut Hari Akupunktur Dunia sekaligus memperingati Hari Pahlawan, suasana hangat penuh kepedulian terasa di lingkungan Masjid Cheng Hoo Surabaya, Minggu pagi, (9/11/25).
Sejak pukul 08.00, puluhan warga dari berbagai kalangan berdatangan untuk mengikuti bakti kesehatan gratis yang digelar bersama oleh Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI), Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Jawa Timur & Surabaya, Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya (PMTS), dan Perhimpunan Akupunktur Terapis Indonesia (HAKTI).
Kegiatan sosial ini menjadi ajang sinergi lintas komunitas yang menggabungkan semangat kebangsaan dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Sekretaris YHMCHI, Oei Tjing Yen (黄景源) mengatakan, kegiatan ini menargetkan sekitar 150 peserta.
“Bakti kesehatan akupunktur bersama HAKTI sudah kami selenggarakan untuk ketiga kalinya. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan membawa manfaat bagi masyarakat, menyehatkan tubuh sekaligus mempererat silaturahmi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Minggu depan, kegiatan serupa akan digelar di Kampus Universitas Katolik Darma Cendika (UKDC).
Dukungan juga datang dari kalangan muda. Ketua Koordinator Muda-Mudi PMTS, Edwin Surya Wijaya (黄田俊), menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak penyelenggara.
“Kami senang bisa ikut ambil bagian. Bakti kesehatan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, dan kami berharap kegiatan serupa bisa rutin diadakan,” katanya.
Sementara itu, Ketua HAKTI, Toto Seputro Budiman, menjelaskan bahwa pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, penyuluhan kesehatan, serta pengobatan akupunktur sesuai kebutuhan pasien.
“Bakti sosial akupunktur gratis ini menjadi cara kami memperingati Hari Akupunktur Dunia sekaligus memaknai semangat kepahlawanan. Hari ini kegiatan serupa juga dilakukan serentak oleh HAKTI di berbagai kota di Indonesia,” ungkapnya.
Sepanjang kegiatan, suasana berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Para peserta tampak sabar mengantre, sementara para terapis melayani dengan ramah dan profesional. Di tengah kesejukan halaman Masjid Cheng Hoo, semangat berbagi dan menebar manfaat menjadi penanda indah peringatan dua hari bersejarah — Hari Akupunktur Dunia dan Hari Pahlawan Indonesia. (Red)

