Komunitas

Herman Hosana Terpilih sebagai Ketua PITI Surabaya Lewat Musda XI di Masjid Cheng Hoo

SURABAYA – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Kota Surabaya resmi memiliki ketua baru. Dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di halaman Masjid Cheng Hoo Surabaya, Minggu (24/8/2025), Herman Hosana terpilih sebagai Ketua PITI Surabaya masa bakti 2025–2030.

Musda dihadiri jajaran pengurus, anggota PITI, Ketua PITI Jawa Timur, hingga dewan pendiri Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI). Acara diawali dengan laporan pertanggungjawaban Ketua PITI Surabaya periode sebelumnya, Ustadz A. Syaukani Ong.

Pada proses pemilihan, muncul dua kandidat kuat yakni Herman Hosana dan Abdul Hakim. Uniknya, hasil voting berlangsung ketat hingga dua kali penghitungan berakhir imbang. Akhirnya, rapat musyawarah memutuskan pemenang ditentukan melalui undian lempar koin. Herman Hosana pun terpilih sebagai Ketua PITI Surabaya untuk lima tahun ke depan.

Prosesi pelantikan ditandai dengan penyerahan bendera PITI oleh Ketua DPW PITI Jawa Timur, H. Haryanto Satriyo, kepada Herman Hosana.

Dalam sambutannya, Herman Hosana menegaskan komitmennya melanjutkan program-program PITI yang sudah berjalan. “Kami akan tetap mengadakan pengajian rutin, memperkuat kerja sama lintas iman, mendorong pemberdayaan UMKM, serta mengajak generasi muda PITI terlibat aktif dalam kegiatan sosial-keagamaan,” ujarnya.

Ketua DPW PITI Jatim, H. Haryanto Satriyo, dan Ketua Panitia Musda, Rachmadi Permana, turut memberikan ucapan selamat. Rachmadi juga menambahkan bahwa setelah Surabaya, Musda serupa akan digelar di Malang.

Musda XI PITI Surabaya berjalan lancar dengan dipimpin Wakil Ketua Panitia, Ustadz Supriyanto. Doa penutup dipimpin oleh Takmir Masjid Cheng Hoo, Ustadz Hariyono Ong.

Pendiri sekaligus Dewan Pembina YHMCHI, HMY Bambang Sujanto, mengingatkan pentingnya sinergi antara PITI dan YHMCHI. “Tidak ada YHMCHI tanpa PITI. Seluruh ketua PITI yang selesai masa jabatannya otomatis menjadi Anggota Dewan Pembina YHMCHI. PITI punya jamaah, YHMCHI tidak. Karena itu, keduanya harus berjalan bersama,” tegasnya.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam Musda ini, antara lain H. Ma’mun Hasan, Toni Hartono Bagio, Oei Tjing Yen (Sekretaris YHMCHI sekaligus Humas PITI), serta Ustadz Hasan Basri (Ketua Pelaksana Harian YHMCHI). Red