News

Ribuan Peserta Meriahkan Shining Walk & Run 2025, Berlari Sambil Berbagi untuk Anak Penderita Kanker

SURABAYA – Suasana penuh semangat mewarnai Shining Walk & Run 2025 yang digelar Lions Club Surabaya (LCS) Shining, Minggu pagi (10/8/2025). Kegiatan ini tak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia, tetapi juga sarana untuk berbagi kasih kepada anak-anak penderita kanker.

Lebih dari 2.000 peserta memadati area start dan finish di Caribbean Grande, Pakuwon City, Surabaya. Mereka mengikuti ajang lari 5 km dan 10 km.

Project Officer Shining Walk & Run 2025, Puspitadewi Prijadi, mengaku bersyukur melihat antusiasme yang meningkat dibanding tahun sebelumnya. “Tahun ini pesertanya lebih banyak, hadiahnya juga bervariasi. Ada kulkas, TV LED, sepeda listrik, hingga sepeda motor,” ujarnya tersenyum.

Sebagian hasil dari kegiatan ini disumbangkan untuk membantu anak-anak kanker yang tinggal di Rumah Singgah Dewi di bawah naungan Yayasan Matahari Tangan Kasih. “Harapan saya, Shining Walk & Run bisa terus diadakan dan makin semarak setiap tahunnya,” tambah Puspitadewi Prijadi.

District Governor Lions Club 307 B2 Indonesia periode 2025–2026, Lianawati Tjokrohartono, mengapresiasi inisiatif olahraga sambil beramal ini. Ia berharap kegiatan tersebut bisa menginspirasi lebih banyak pihak.

Presiden LCS Shining Tan Hedy Laurent menegaskan, acara ini juga menjadi ajang pemberdayaan UMKM lokal yang menyediakan makanan, minuman, hingga produk nonkuliner. “Selain menyehatkan, acara ini ikut menggerakkan perekonomian warga,” tuturnya.

Sementara itu, pengurus LCS Shining Lilies Sugianto menambahkan, selain membantu anak-anak kanker, acara ini juga menyertakan program memberi makan sedikitnya 1.000 orang, sesuai program Lions Clubs International di bidang hunger dan childhood cancer.

Lilies Sugianto menjelaskan bahwa pemberian donasi kepada Rumah Singgah Dewi sudah tepat sasaran, karena memiliki fasilitas lengkap untuk anak anak kanker beserta pendampingnya.

Rudy Purwono selaku Ketua Yayasan Matahari Tangan Kasih pemilik Rumah Singgah Dewi menyampaikan bahwa saat ini ada puluhan kamar untuk anak anak kanker, dan mendapat makan 3 kali gratis. “Ada ambulan yang mengantarkan anak anak untuk melakukan kemoterapi ke rumah sakit. Petugas Rumah Singgah Dewi bekerja 24 jam melayani anak anak kanker,” kata Rudy Purwono.

Setiap peserta mendapat kaos, medali, minuman, dan buah pisang, plus kupon undian doorprize. Aneka hidangan seperti rawon, pecel, kopi, dan jajanan tradisional pun laris diburu. “Makanannya enak-enak, harganya juga terjangkau,” kata Yuni, salah satu peserta.

Hadiah uang tunai disiapkan untuk tiga pelari tercepat di kategori 5K dan 10K, baik putra maupun putri, dengan nominal Rp1,5 juta, Rp1 juta, dan Rp500 ribu. Hadiah utama sepeda motor berhasil dibawa pulang Hidayat Priyambodo dari Ngawi, yang berencana memberikannya kepada sang ibu untuk membantu berjualan nasi di stan food court Unesa.

“Acara ini bermanfaat sekali. Bisa sehat, beramal, dan membantu ekonomi warga lewat stan makanan,” ujarnya.

Kesuksesan acara ini tak lepas dari dukungan berbagai pihak, di antaranya Bank Jatim, PT Matahari Sakti, Trilliun, Tedmond Groups, Isoplus, Bigcon, Kurnia Jatim Group, DPD REI Jatim, Legong Bali Grand, Cleo, Golden Hil, Master Bakery, SPECS, Salonpas, Garam Cap Kapal, Yong Ma, Sippol, Honey Go, Satoria Group, Siantar Top, Cendrawasih, Renovit, YB Aerosol, PT Mega Kencana Abadi, Lasika Production, dan Fotoyu. (Red)