News

Puspitadewi Prijadi: Selamat dan Sukses untuk 72 Tahun Perjalanan Khayming dan 8 Tahun Sekolah Tiga Bahasa

Surabaya – Sekolah Khayming merayakan hari jadinya yang ke-72 sekaligus 8 tahun berdirinya Sekolah Tiga Bahasa Khayming dengan penuh semangat dan kekeluargaan, Minggu (27/7/2025), di Aula Khayming School, kawasan Citraland Surabaya Barat.

Salah satu tokoh yang hadir dan memberikan dukungan adalah Puspitadewi Prijadi, Presiden Direktur PT Matahari Sakti. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan harapan agar Khayming terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan di Indonesia.

“Semoga Sekolah Khayming semakin maju dan sukses, serta mampu mendidik lebih banyak anak-anak yang kelak berguna bagi masyarakat,” ujar Puspitadewi di sela acara.

Sebagai pemimpin perusahaan nasional yang bergerak di bidang pakan udang, ikan, dan pet food, Puspitadewi dikenal aktif dalam berbagai program tanggung jawab sosial (CSR), terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Keterlibatannya dalam mendukung Sekolah Tiga Bahasa Khayming merupakan wujud nyata komitmennya terhadap pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.

Puspitadewi Prijadi merasa memiliki tanggung jawab terhadap pendidikan anak-anak bangsa. “Khayming adalah salah satu sekolah yang punya semangat kuat untuk memajukan generasi muda,” ujar Puspitadewi Prijadi selaku stakeholder Khayming School.

Perayaan ini dihadiri oleh ratusan undangan dan tokoh masyarakat Tionghoa, termasuk Alim Markus, Pelaksana Tugas Konsul Jenderal Tiongkok di Surabaya Tan Dayou, serta Direktur Institut Konfusius Universitas Negeri Surabaya, Yang Yuan.

Ketua panitia acara, Budiono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perayaan ini mencakup tiga momentum penting: 72 tahun berdirinya SD-SMP Khayming, 35 tahun Perkumpulan Alumni Khayming, serta 8 tahun perjalanan Sekolah Tiga Bahasa. “Almamater ini selalu menjadi tempat yang menyatukan hati, walau kami telah menempuh jalan hidup masing-masing,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Tan Dayou juga memberikan ucapan selamat dan mengapresiasi peran Khayming dalam membentuk generasi muda yang tak hanya unggul secara akademis, tetapi juga berakar kuat pada nilai-nilai budaya Tionghoa.

Sementara itu, Hendra Wijaya dari Yayasan Khayming Harapan Bangsa memaparkan bahwa sejak tahun 2024, sekolah rutin mengadakan program sosial Kegiatan Cinta Kasih Khayming setiap enam bulan sekali. Program ini ditujukan untuk membantu siswa dan masyarakat sekitar, sebagai bagian dari kepedulian sekolah terhadap komunitas.

Kemeriahan acara ditambah dengan penampilan bakat dari para siswa dan guru. Mulai dari nyanyian, tarian tradisional, pembacaan puisi, permainan angklung, hingga atraksi wushu, semua menggambarkan semangat multikultural dan kekayaan budaya yang menjadi ciri khas Khayming.

Acara ini bukan hanya selebrasi, tetapi juga bentuk nyata dari semangat kolaborasi dan cinta almamater yang terus hidup dari generasi ke generasi. (Red)