Mahasiswa UNAIR Ajak Siswa Gresik Cinta Lingkungan Lewat Edukasi Sampah
GRESIK – Mahasiswa BBK-7 Universitas Airlangga (UNAIR) Desa Lasem melaksanakan Program Literasi Lingkungan di MI Al-Firdaus dan UPT SD Negeri 262, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Program ini bertujuan menanamkan kesadaran pengelolaan sampah sejak usia dini.
Siswa dikenalkan pada perbedaan sampah organik dan anorganik, cara memilah sampah, serta pentingnya daur ulang. Pembelajaran dikemas secara interaktif melalui media visual, permainan pengelompokan sampah, dan cerita bergambar untuk meningkatkan minat dan pemahaman anak.
Dosen Pendamping Lapangan, Dr. Sri Endah Nurhidayati, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa literasi lingkungan tidak hanya membangun pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, kepedulian, dan kebiasaan ramah lingkungan sejak dini. Koordinator Desa Lasem, Naufal, menambahkan bahwa kebiasaan memilah sampah dapat menumbuhkan nilai tanggung jawab dan menjadi investasi jangka panjang bagi generasi muda.
Program ini turut mendukung pencapaian SDGs, antara lain pengurangan kemiskinan melalui ekonomi daur ulang, peningkatan kesehatan melalui lingkungan bersih, pertumbuhan ekonomi berbasis sampah, serta penguatan kemitraan antara kampus, sekolah, dan masyarakat.
Kegiatan yang dikoordinasikan oleh Early Putri Dwi Rahayu dan Josua Robert Donavan Tampubolon ini mendapat respons positif dari siswa dan pihak sekolah. Kepala UPT SD Negeri 262 Gresik, Sunarsih, mengapresiasi program tersebut karena dinilai efektif membentuk pola hidup bersih dan peduli lingkungan.
Mahasiswa UNAIR berharap literasi lingkungan yang ditanamkan dapat berkembang menjadi kebiasaan dan tindakan nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Red

