Komunitas

Masjid Cheng Hoo Rayakan Milad ke-23 dengan Pelantikan DPD PITI Surabaya, Santunan, dan Wakaf Rumah

SURABAYA – Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya genap berusia 23 tahun, dirayakan dengan sederhana oleh pengurus Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) pada Senin malam, 13 Oktober 2025. Acara digelar di halaman masjid dan dihadiri para pengurus serta tamu undangan. Perayaan diawali dengan santunan anak yatim piatu dan doa yang dipimpin Ustadz Haryono Ong.

Milad kali ini juga menjadi momen pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Surabaya untuk masa jabatan 2025–2030. Selain itu, terdapat penyerahan wakaf rumah di Jalan Talasih No. 16 Surabaya dari M. Thaib Sangaji, Ketua Kehormatan Dewan Pembina YHMCHI.

Wakaf dengan penyerahan sertifikat rumah diterima langsung oleh HMY Bambang Sujanto dan H.A. Nurawi yang sebelumnya dijadikan ruang kelas TK Cheng Hoo. Nurawi mengucapkan terima kasih atas wakaf yang bermanfaat bagi pendidikan anak-anak.

H.A. Nurawi juga menyinggung kebetulan bahagia, bahwa milad Masjid Cheng Hoo bertepatan dengan ulang tahun pendiri yayasan, HMY Bambang Sujanto.

Ketua PITI Jawa Timur, H. Haryanto Satriyo, menekankan bahwa usia PITI lebih tua daripada Masjid Cheng Hoo, dan PITI Jatim menjadi kebanggaan seluruh PITI di Indonesia berkat HMY Bambang Sujanto. Ia mendorong kepemimpinan baru DPD PITI Surabaya di bawah Herman Hosana untuk terus berkolaborasi dengan YHMCHI.

“PITI dan YHMCHI adalah satu kesatuan dan saling memajukan,” tegas Haryanto Satriyo.

Pada kesempatan itu, Bambang Sujanto menceritakan sejarah berdirinya Masjid Cheng Hoo Surabaya yang bertepatan dengan ulang tahunnya. Hingga kini, masjid Cheng Hoo telah berdiri di 19 lokasi di Indonesia.

Bambang menceritakan bahwa ide pendirian masjid ini muncul atas permintaan Gus Dur dan berharap jumlah mualaf Tionghoa semakin meningkat. Bambang juga mengapresiasi aktifnya warga Tionghoa Surabaya dalam kegiatan sosial di masjid. Menurutnya, seluruh mantan Ketua DPD PITI Jawa Timur menjadi anggota dewan pembina YHMCHI, karena kekuatan masjid berada di PITI Jawa Timur. “Tidak ada PITI, tidak ada Cheng Hoo,” tegasnya.

Bambang menambahkan bahwa ulang tahun Masjid Cheng Hoo ke-25 nanti akan dirayakan lebih meriah, sementara perayaan tahun ini dilakukan secara sederhana.

Acara ditutup dengan pemotongan kue ulang tahun dan tumpeng syukuran oleh HMY Bambang Sujanto bersama pengurus. Para hadirin juga menikmati aneka hidangan masakan Nusantara yang tersaji rapi, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan di malam perayaan. (Red)