Komunitas

Perkumpulan Hwie Tiauw Ka Surabaya Gelar Sembahyang Qing Ming 2026, Lestarikan Tradisi dan Budaya Leluhur

Perkumpulan Hwie Tiauw Ka Surabaya (泗水惠潮嘉会馆) menggelar sembahyang Qing Ming (清明) dengan penuh khidmat di Gedung HTK di Jalan Slompretan No. 58 Surabaya, Sabtu (4/4/2026) tepat pukul 11.00 WIB.

Rangkaian upacara dipimpin oleh Hasan (古学声), dengan pembacaan Mantra Dewa Naga oleh Oei Tik Bing (黄德明) serta Mantra Leluhur oleh Herman (赵华俊). Suasana berlangsung sakral dan tertib hingga seluruh prosesi selesai.

Ketua Perkumpulan Hwie Tiauw Ka Surabaya, Lie Wiliani (李伟龄), menegaskan bahwa Qing Ming merupakan momen penting bagi masyarakat Tionghoa untuk mengenang jasa para leluhur.

“Melalui perayaan ini, kami memperingati sumbangsih leluhur kepada generasi penerus hingga kita dapat hidup dalam keadaan baik saat ini. Dalam pepatah Tionghoa, kita tidak boleh melupakan sumber air yang kita minum. Orangtua dan leluhur tidak boleh ditinggalkan, sehingga setiap tahun Qing Ming selalu kami peringati,” ujarnya.

Ia menambahkan, tradisi ini tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antaranggota. Usai sembahyang, seluruh pengurus, anggota, dan tamu menikmati hidangan khas Hakka yang disiapkan secara gotong royong.

Lie Wiliani menyebutkan bahwa momen tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Hakka kepada masyarakat luas. “Melalui kegiatan ini, kami ingin mempopulerkan masakan Hakka sebagai bagian dari budaya yang luar biasa,” katanya.

Seluruh hidangan yang disajikan merupakan donasi para pengurus, dengan sebagian besar dimasak langsung dari dapur Hwie Tiauw Ka.

Sejumlah pengurus turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Yunus Subandi Siauw (萧绍容), Jayapranata (李兰芳), Benny Saiful (黄奋鹏), Hady S. Winarlim (林泓延), Hasan (古学声), Oei Tik Bing (黄德明), Ong Pendopo Winoto (黄峰), Limantoro Layarta (黎廣霖), Ani Tjendrawati (翁玫娟), Lucia Theresia (潘德美), Yu Meilian (余美莲), Kong Qilan (孔奇兰), dan lainnya.

Menariknya, acara ini juga dihadiri peneliti dari FamilySearch International. Rombongan dipimpin oleh Angelo P. Semana selaku Southeast Asia Manager, yang secara khusus datang untuk menelusuri silsilah keluarga besar Hwie Tiauw Ka Surabaya dan budayanya.

“Kami datang langsung ke Surabaya untuk mempelajari silsilah (genealogi) Perkumpulan Hwie Tiauw Ka. Informasi awal kami peroleh melalui Google,” ungkap Angelo.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Lie Wiliani bersama Wakil Ketua Hady S. Winarlim dan Ketua Dewan Pengawas Yunus Subandi turut memaparkan sejarah organisasi, berbagai kegiatan yang dijalankan, serta perkembangan budaya Hakka di Surabaya yang kian berbaur dengan masyarakat luas.

Turut hadir pula tamu dari Tiongkok, Zeng Xiangxuan (曾詳諠) dan Zeng Wanmei (曾婉美) asal Xingning (兴宁市), yang menambah nuansa internasional dalam peringatan tersebut.

Kegiatan ditutup dengan jamuan makan siang bersama, mempererat tali silaturahmi antara pengurus, anggota, dan para tamu yang hadir. (Red)