Komunitas

Merajut Kebersamaan, Marga Huang Jatim Peringati Hari Jadi ke-33

Perkumpulan Marga Huang Jatim (東爪哇江夏堂黃氏宗親會) resmi menapaki usia ke-33 tahun. Perayaan meriah digelar di Restoran Zhang Palace, Surabaya, Sabtu malam (9/8/2025), dihadiri lebih dari 400 tamu undangan, termasuk para tokoh senior Marga Huang dari Jawa Timur, Jakarta, dan Bali.

Suasana hangat langsung terasa sejak awal acara. Seluruh hadirin berdiri menyanyikan lagu Indonesia Raya, disusul rangkaian sambutan yang sarat pesan persaudaraan.

Ketua Panitia Ong Pendopo (黄峰) mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan lintas generasi yang membuat Marga Huang semakin solid.

“Terima kasih atas kehadiran para senior dan perwakilan Marga Huang dari berbagai daerah. Semoga kita semakin kompak dan jaya selalu,” ujarnya.

Ketua Perkumpulan, Ng Johanes Wijaya (黃宗喜), menegaskan bahwa eksistensi Marga Huang selama 33 tahun adalah buah kerja sama para senior, pengurus, dan anggota. Ia mengajak generasi muda untuk mengikuti perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

“Muda-mudi Marga Huang bisa belajar AI yang sedang populer saat ini, agar mampu mengembangkan teknologi dan melakukan terobosan. Kami sudah menyelenggarakan seminar AI bersama Universitas Surabaya yang terbuka untuk anggota maupun komunitas lain,” jelasnya.

Ketua Kehormatan, Loddy Gunadi (黄俊杰), mengaku bangga melihat tingginya antusiasme anggota yang hadir. Ia menekankan pentingnya regenerasi dan mengajak keluarga atau kerabat bermarga Huang untuk bergabung.

“Semoga di usia 33 tahun, Marga Huang semakin sukses,” kata Loddy.

Perwakilan generasi muda, Frans Yuwono (黄泳兴), juga menekankan perlunya kegiatan kreatif seperti seminar AI, kunjungan pabrik, dan aktivitas yang menarik minat anak muda.

Sementara itu, Profesor Wibisono Hardjopranoto (黄源水) menyampaikan pesan moral tentang regenerasi bangsa yang benar, dimulai dari berpikir, belajar, dan berperilaku secara tepat. Ia mengingatkan generasi muda untuk tidak hanya belajar dari sekolah atau media, tetapi juga dari pengalaman para senior.

Puncak perayaan diwarnai pemotongan kue ulang tahun, penampilan paduan suara Marga Huang, tarian Grup Wijaya Kusuma, aksi panggung Asosiasi Tianxia Taijiquan Indonesia, penampilan lagu dibawakan secara solo hingga trio. Pemberian hadiah topi untuk muda mudi Marga Huang.

Suasana semakin hangat ketika pengurus membagikan angpao untuk anggota lansia berusia di atas 75 tahun, dilanjutkan pembagian doorprize.

Tamu undangan juga dimanjakan dengan hidangan istimewa seperti mie ayam, ikan goreng, sup, dan lain lain. Acara pun ditutup dengan nyanyian bersama, meninggalkan kesan mendalam tentang kebersamaan keluarga besar Marga Huang. (Red)