Komunitas

Setetes Darah, Sejuta Harapan: Masyarakat Antusias Ikuti Donor Darah Bersama Yayasan Senopati & Komunitas Sosial Tionghoa Surabaya

SURABAYA — Semangat berbagi dan peduli sesama kembali terpancar dalam kegiatan donor darah yang digelar Yayasan Senopati Surabaya bersama Komunitas Sosial Masyarakat Tionghoa Surabaya, Fokuswanda, dan Palang Merah Indonesia (PMI), Sabtu (14/6/2025). Bertempat di lantai UG Fairway Nine Mall, Surabaya Barat, aksi kemanusiaan ini disambut antusias oleh masyarakat, pengunjung mal, hingga para karyawan tenant.

Ketua Yayasan Senopati, Chandra Wurianto Woo, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah rutin ini diadakan untuk membantu memenuhi stok darah di PMI, yang nantinya akan disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam kegiatan kali ini, tercatat sebanyak 136 pendaftar ikut berpartisipasi.

“Kami berharap masyarakat semakin tergerak untuk berdonor, karena setetes darah yang kita berikan bisa menjadi harapan hidup bagi sesama,” ujar Chandra Wurianto Woo yang juga menjabat sebagai Ketua Komunitas Sosial Masyarakat Tionghoa Surabaya.

Sebagai bentuk apresiasi, para pendonor yang telah lolos pemeriksaan kesehatan mendapatkan bingkisan berupa paket sembako berisi 3 kg beras, 1 kg gula pasir, 1 liter minyak goreng, dan 5 bungkus mie instan.

Anies Rungkat, salah satu pengurus, menambahkan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap tiga bulan sekali dengan target lebih dari 100 pendonor.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan kemanusiaan ini,” ucap Anies didampingi para pengurus lainnya, seperti Djunaedi, Charles, Tjokro Pontjoharyo, Budhi Tanuwijaya dan Bong Shu Kwang.

Bagi Johan, salah satu pendonor yang rutin mengikuti kegiatan ini, donor darah bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan. “Badan terasa lebih segar dan sehat. Karena itu saya selalu ingin ikut lagi,” ungkapnya sambil tersenyum.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kemanusiaan terus hidup di tengah masyarakat. Setetes darah, sejuta harapan. (Red)