Operasi Katarak Gratis ke-32, Yayasan Sosial Abdihusada Utama Bantu Pulihkan Penglihatan Ratusan Pasien di Gresik
Gresik – Guna mengurangi angka kebutaan akibat katarak dan pterygium di Indonesia, Yayasan Sosial Abdihusada Utama kembali menggelar bakti sosial operasi mata ke-32. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu, 16–18 Mei 2025, di Rumah Sakit Eka Husada Gresik.
Rombongan yayasan yang dipimpin pendirinya, Soeharsa Muliabarata, turut hadir pada Sabtu (17/5/25) untuk memantau langsung jalannya kegiatan. Mereka disambut oleh pemilik RS Eka Husada, dr. Jemmy Hartanto, serta Direktur Utama RS Eka Husada, dr. Indrawati, bersama jajaran manajemen rumah sakit.
Dalam keterangannya, dr. Indrawati mengungkapkan bahwa selama dua hari pelaksanaan, Jumat dan Sabtu, telah dilakukan operasi terhadap 78 pasien, yang terdiri dari 51 pasien katarak dan 27 pasien pterygium.
“Kami sangat berterima kasih kepada Yayasan Abdihusada Utama atas dukungannya. Operasi katarak ini kami lakukan dengan teknologi fakoemulsifikasi, tanpa jahitan dan minim sayatan, sehingga pemulihan pasien lebih cepat,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan sosial ini dapat memberikan manfaat besar, khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan pelayanan medis mata.
Soeharsa Muliabarata menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan ini. Ia mencatat, hingga kini yayasan telah menggelar 32 kali operasi katarak gratis, dengan total 2.076 pasien yang tertangani, tanpa satu pun kasus kegagalan.
Selain itu, Yayasan Abdihusada Utama juga mengelola Klinik Abdi Husada Utama, yang memberikan pelayanan pengobatan gratis dengan obat-obatan paten, bukan generik.
“Kami menganggap semua pasien sebagai keluarga. Klinik kami dilayani dokter berpengalaman dan hingga saat ini telah melayani 148.907 pasien,” jelas Soeharsa.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Anggota DPR RI Komisi IX, Indah Kurnia. Ia menyampaikan apresiasi atas konsistensi yayasan dalam menjalankan program kemanusiaan di bidang kesehatan, khususnya kesehatan mata.
“Sebagai anggota Komisi IX yang membidangi kesehatan, tentu saya mendukung penuh kegiatan mulia seperti ini,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut pengurus Yayasan Abdihusada Utama, perwakilan Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia, dan PITI Surabaya. Mereka juga menyapa dan membagikan bingkisan kepada pasien yang mengantre untuk menjalani operasi.
Salah satu pasien, Sutarti (75 tahun), warga Gresik, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada panitia dan pihak rumah sakit.
“Saya tahu ada operasi katarak gratis ini dari Bidokkes Polres Gresik. Terima kasih kepada para dokter dan donatur. Semoga Tuhan membalas dengan kebaikan yang berlipat ganda,” ujarnya penuh haru. (Red)

