Yayasan Harapan Tama Bagikan 1.000 Paket Sembako, Perkuat Semangat Kepedulian Jelang Idul Fitri
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, pengurus Yayasan Harapan Tama menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan 1.000 paket sembako kepada para guru, siswa, dan warga di Kecamatan Simokerto, Surabaya. Kegiatan ini berlangsung di aula Gedung Yayasan Harapan Tama pada Jumat (13/3/2026) pukul 10.00 WIB.
Ketua Yayasan Harapan Tama, Hermawan Santoso, mengatakan kegiatan berbagi tersebut telah menjadi tradisi yang dijalankan yayasan selama lebih dari 10 tahun. Menurutnya, program ini merupakan bentuk kepedulian yayasan kepada masyarakat, khususnya warga pra-sejahtera.
Hermawan mengungkapkan, sebelumnya ia sempat berencana mengurangi bantuan sembako dengan harapan masyarakat dapat semakin mandiri. Namun melihat kondisi ekonomi yang kurang baik, yayasan kembali menyalurkan bantuan menjelang Idul Fitri dengan dukungan para pengurus serta donatur.
“Dengan dukungan para pengurus yayasan dan para donatur, kami kembali menyalurkan bantuan sembako menjelang Idul Fitri. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat terus berjalan,” ujarnya.
Paket sembako yang dibagikan berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, hingga garam. Hermawan berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat penerima.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas konsistensi Yayasan Harapan Tama dalam menyelenggarakan bakti sosial setiap bulan Ramadan. Ia menilai kegiatan ini menjadi contoh nyata kepedulian sosial sekaligus memperlihatkan kuatnya semangat toleransi di Surabaya.
Menurutnya, meskipun para pengurus yayasan berasal dari latar belakang non-muslim, mereka tetap menunjukkan kepedulian tinggi kepada warga muslim yang sedang menjalankan ibadah Ramadan.
“Jika saudara-saudara kita yang non-muslim saja mau berbagi di bulan Ramadan, maka umat muslim juga bisa tergerak untuk ikut meringankan beban saudara-saudara kita yang belum sejahtera. Surabaya dibangun dengan kebersamaan tanpa melihat suku maupun agama,” ujar Eri.
Ia juga mengajak masyarakat muslim yang memiliki kelebihan rezeki untuk memanfaatkan momentum Ramadan dengan memperbanyak sedekah dan menunaikan zakat.
Eri berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi bentuk bantuan sesaat, tetapi juga mampu memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Semoga kebaikan yang kita lakukan hari ini membawa berkah bagi kita semua. Mari kita lanjutkan perjalanan kebaikan ini dengan terus bersinergi dalam berbagai kegiatan sosial,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan berbagi tersebut tidak hanya dilakukan di satu lokasi, tetapi juga di beberapa titik lainnya. Eri pun menyampaikan terima kasih kepada Hermawan Santoso beserta seluruh pengurus Yayasan Harapan Tama.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan contoh nyata kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membantu sesama.
Sementara itu, anggota DPR RI Komisi IX, Indah Kurnia, juga mengapresiasi kegiatan bakti sosial tersebut. Ia mengaku telah lama mengikuti kiprah Yayasan Harapan Tama yang dinilai konsisten berkontribusi dalam dunia pendidikan sekaligus aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Forkompicam, Babinsa, sejumlah pengusaha, di antaranya Budiman Wahyudi, Djunaidi, Dwi Ken Hendrawan, Licen, Budhi Tanuwijaya, Chandra Wurianto Woo, dan lainnya.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum berbagi menjelang Idul Fitri, tetapi juga memperkuat pesan bahwa kepedulian, kebersamaan, dan toleransi merupakan fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. (Red)

