Komunitas

Tradisi Yee Sang Semarakkan Perayaan Cap Go Meh PTITD Agung Komda Jatim

Surabaya, 8 Maret 2026 — Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai perayaan Imlek dan Cap Go Meh yang digelar oleh Perhimpunan Tempat Ibadat Tridharma (PTITD) Agung Komisariat Daerah (Komda) Jawa Timur di Restoran Bima, Surabaya.

Ketua PTITD Agung Komda Jatim, Gunawan Putra Wirawan (黄卿群), menjelaskan bahwa kegiatan ini dihadiri perwakilan tempat ibadah Tridharma (TITD) dari berbagai daerah di Jawa Timur serta sejumlah tokoh masyarakat. Ia berharap momentum perayaan ini dapat semakin mempererat persatuan dan silaturahmi antar pengurus TITD.

“Semoga seluruh TITD di Jawa Timur semakin kompak dan terus menjaga kebersamaan. Harapan kami, bangsa Indonesia di Tahun Kuda Api ini bisa semakin maju dan berkembang,” ujar Gunawan.

Ketua Panitia, Huang Rong Sheng (黄绒生), menuturkan bahwa perayaan Cap Go Meh ini sebenarnya telah menjadi tradisi yang rutin digelar selama 15 tahun. Namun kegiatan tersebut sempat terhenti selama lima tahun akibat pandemi Covid-19.

“Tahun ini menjadi momentum kebangkitan kembali. Pada puncak acara Cap Go Meh kali ini, sekitar 450 tamu undangan dari 30 TITD di Jawa Timur hadir bersama-sama merayakan kebersamaan. Kami berharap di Tahun Kuda Api ini semua mendapat kesuksesan dan kebahagiaan,” katanya.

Acara berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dari sejumlah kelenteng, mulai dari tarian hingga lagu-lagu yang menghibur para tamu. Kehadiran sosok Dewa Uang yang membagikan angpao juga menambah keceriaan suasana.

Salah satu momen yang paling dinantikan adalah prosesi yee sang, tradisi kuliner khas Tahun Baru Imlek berupa salad ikan segar dan aneka sayuran. Para tamu bersama-sama mengaduk dan melempar hidangan tersebut setinggi mungkin menggunakan sumpit sambil berseru “Loh Hey”.

Tradisi ini dipercaya sebagai simbol doa untuk kemakmuran, keberuntungan, kesehatan, dan harapan baik di tahun yang baru.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan pembagian hadiah hiburan serta pemilihan busana terbaik. Para pemenang menerima piala dan angpao dari panitia yang diserahkan oleh Soedomo Mergonoto bersama tokoh masyarakat lainnya.

Sejumlah tokoh masyarakat Surabaya turut hadir dalam acara ini, di antaranya Chandra Wurianto Woo, Budhi Tanuwijaya, Djunaidi, Hartadi Tanuwijaya, Gatot Seger Santoso dan lain lain.

Perwakilan dari Mahkota Medical Centre dan Regency Specialist Hospital yang juga hadir dalam acara tersebut mengaku senang dapat ikut merayakan Cap Go Meh bersama masyarakat Tionghoa di Surabaya. Mereka pun menyampaikan ucapan selamat serta harapan agar kebersamaan seperti ini terus terjaga di masa mendatang. (Red)