Komunitas

Keceriaan Anak Kapasan Dalam Rayakan Imlek, Belajar Harmoni Sejak Dini

SURABAYA — Tawa riang anak-anak memenuhi sudut Wisata Pecinan Kapasan Dalam pada Selasa pagi (17/2/2026). Tepat di Hari Tahun Baru Imlek, mereka berkumpul sederhana namun hangat, menyanyikan lagu “Gong Xi Gong Xi” sambil bertepuk tangan bersama Wawa dan para pendamping kampung.

Di antara mereka, Awi—sesepuh Kapasan Dalam—tersenyum melihat antusiasme anak-anak. Ia sengaja mengajak mereka merayakan Imlek agar sejak kecil mengenal keberagaman budaya yang hidup berdampingan di kampungnya.

“Imlek adalah perayaan penting dalam budaya Tionghoa yang sarat nilai kebersamaan dan persaudaraan. Ini kesempatan anak-anak mengenal kekayaan budaya sekaligus belajar saling menghormati, berbagi, dan hidup dalam harmoni,” tutur Awi. Usai bernyanyi, ia membagikan angpao kepada anak-anak yang menerimanya dengan mata berbinar.

Suasana kian hangat ketika Babinsa setempat turut hadir, menyapa dan mendampingi kegiatan. Kehadirannya menjadi simbol dukungan lingkungan terhadap ruang kebersamaan lintas budaya di kampung bersejarah tersebut.

Perayaan sederhana ini mungkin tanpa panggung besar atau lampion megah, namun keceriaan anak-anak Kapasan Dalam menghadirkan makna Imlek yang paling mendasar: kebersamaan, harapan, dan persaudaraan yang tumbuh dari hati. (Red)