Komunitas

Layanan Akupunktur Gratis Menarik Perhatian Warga di CFD Tunjungan Surabaya

SURABAYA – Suasana Car Free Day (CFD) Tunjungan, Surabaya, pada Minggu (1/2/26) tampak berbeda. Warga yang berolahraga tertarik untuk memanfaatkan layanan pengobatan tradisional Akupunktur gratis yang digelar di ruang terbuka.

Suryawan, Ketua PPTII dan PKNI DPD Jawa Timur, dosen D4 Akupuntur dan Pengobatan Herbal UKDC, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini selalu mendapat sambutan positif dari masyarakat. “Sejak awal dibuka, minat masyarakat sangat tinggi. Bahkan ada warga yang datang dari luar kota hingga luar pulau,” ujarnya.

Layanan Akupunktur yang berlangsung sejak pukul 06.00 hingga 08.00 WIB ini diikuti puluhan peserta. Konsep pelayanan terbuka memungkinkan warga yang sedang berolahraga atau berjalan santai di area CFD melihat langsung proses terapi, sehingga banyak yang tertarik untuk mencoba.

Selain sebagai bentuk bakti sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kesehatan. Suryawan menjelaskan bahwa akupuntur bermanfaat untuk membantu meredakan nyeri otot dan sendi, melancarkan peredaran darah, meningkatkan kebugaran tubuh, serta membantu relaksasi dan keseimbangan energi tubuh.

“Kami ingin masyarakat lebih mengenal Akupunktur sebagai salah satu metode pengobatan tradisional yang aman dan dapat mendukung kesehatan secara holistik,” tambahnya.

Kegiatan ini terselenggara atas izin Kecamatan Genteng Surabaya dan melibatkan berbagai pihak, antara lain YHMCHI, PITI, PMTS, PPTII, PPTI, Perkumpulan Naturopatis Indonesia, Ikatan Sinolog Indonesia, World Federation of Chinese Medicine Societies, Universitas Katolik Darma Cendika, serta sejumlah mitra lainnya.

Seluruh layanan akupuntur dalam kegiatan ini diberikan secara gratis kepada masyarakat umum, sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan melalui pengobatan tradisional. (Red)