News

Kampung Belgia, Wisata Bersejarah di Tengah Perkebunan yang Bawa Nuansa Eropa

Wisata Kampung Belgia menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung yang ingin merasakan suasana pedesaan Eropa di tengah perkebunan karet dan kopi milik Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan, Kabupaten Jember.

Kampung ini memiliki rumah-rumah khas Eropa berbentuk limas dengan atap daun rumbia yang telah berdiri kokoh lebih dari 100 tahun. Keunikan arsitektur ini membuat setiap sudut kampung menjadi spot menarik untuk fotografi dan penelusuran sejarah.

Sejarah Kampung Belgia bermula pada tahun 1928 ketika Belgia membuka perkebunan dan pabrik di wilayah ini, yang kemudian dinamakan Kebun Sumberwadung. Setelah kemerdekaan Indonesia, aset-aset tersebut dinasionalisasi dan kini dikelola oleh PDP Kahyangan milik Pemerintah Kabupaten Jember.

Dodi, salah satu pengunjung, mengaku senang bisa merasakan nuansa berbeda di kampung ini. “Senang bisa berwisata di Kampung Belgia. Ini salah satu destinasi heritage yang sudah berusia lebih dari 100 tahun,” ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk mengunjungi Kampung Belgia. “Mari berwisata ke sini, hawa sejuknya menyegarkan, suasananya seperti di Belgia. Selain menikmati arsitektur dan alam, pengunjung juga bisa belajar di eduwisata pabrik kopi dan karet, lalu mengakhiri kunjungan dengan makan bersama di alam terbuka. Rasanya pasti menyenangkan!”

Kampung Belgia kini menjadi pilihan destinasi wisata yang tidak hanya menyuguhkan keindahan alam dan sejarah, tetapi juga pengalaman edukatif bagi seluruh keluarga. (Red)