Tim Abdimas UKWMS Kembangkan Alat Pantau Kualitas Air untuk Kelompok Kumis Lele
Tim Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) dari Fakultas Teknik membantu Kelompok Kumis Lele di Kelurahan Panjang Jiwo, Surabaya, dengan merancang alat pemantau kualitas air kolam budidaya ikan, (22/9/25).
Ketua Abdimas, Ir. Diana Lestariningsih, S.T., M.T., ASEAN Eng., menjelaskan bahwa kualitas air—terutama pH, kadar oksigen terlarut (DO), nitrit, amonia, dan gas H2S—menjadi faktor penting dalam keberhasilan budidaya. Namun, kelompok ini tidak memiliki alat ukur yang memadai, sehingga pernah kehilangan hingga 170 kg ikan nila pada April 2025 akibat penurunan kualitas air.
Bersama Ir. Albert Gunadhi, S.T., M.T., ASEAN Eng., tim Abdimas merancang alat ukur sederhana berbasis teknologi. Alat ini hanya memiliki tombol hidup/mati, kalibrasi, dan mulai, serta dapat menampilkan data pH dan DO melalui LCD maupun telepon genggam. Dengan inovasi ini, komunitas diharapkan lebih mudah memantau kondisi air dan meningkatkan hasil budidaya.

