News

Grand Mercure Malang Mirama Gelar Wedding Open House Bertajuk “Soirée de Lune”

MALANG – Untuk menjawab tingginya minat calon pengantin dalam mencari referensi pernikahan yang berkualitas, Grand Mercure Malang Mirama kembali menggelar acara Ultimate Wedding Open House bertajuk “Soirée de Lune”, yang berlangsung pada 25–27 Juli 2025 di Coffee Café, Grand Mercure Malang Mirama.

Acara ini menghadirkan konsep yang unik dan romantis, mengusung tema malam bulan purnama yang tenang dan penuh kehangatan—menawarkan suasana elegan yang ideal bagi pasangan yang ingin merancang pernikahan impian mereka.

“Soirée de Lune dirancang untuk menjadi wadah inspirasi dan referensi bagi para calon pengantin. Mereka dapat menjelajahi berbagai ide konsep pernikahan sekaligus berinteraksi langsung dengan vendor-vendor profesional kelas menengah ke atas,” ujar Sugito Adhi, Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama & Mercure Surabaya Grand Mirama.

Sejumlah vendor ternama turut ambil bagian dalam acara ini, di antaranya:

  • Premier Plus (Wedding Organizer),
  • Majesty Decoration (Dekorasi),
  • Ina Lie Makeup Studio (Rias Pengantin),
  • Tinara (Gaun Pengantin),
  • Wong Hang (Jas Pria),
  • Redamavi Photo & A Film by Cielo (Fotografi dan Videografi),
  • Jingga Orchestra (Musik),
  • Pepa Invitation and Souvenir, serta
  • Mini Studio by Revereo (Studio Foto Kreatif).

Menurut Ko Dhany, Founder Premier Plus, tema “Soirée de Lune” kali ini dipilih karena menggambarkan suasana malam hari yang romantis di bawah sinar bulan. “Ini sesuai dengan nuansa pernikahan yang ingin kami hadirkan—elegan, intim, dan berkesan,” ujarnya.

Dengan menghadirkan acara open house di dalam hotel, para calon pengantin dapat langsung mengeksplorasi berbagai pilihan venue yang tersedia di Grand Mercure Malang Mirama, sekaligus melakukan konsultasi dengan para vendor yang berpengalaman dalam menangani pernikahan kelas premium di wilayah Malang Raya.

“Melalui acara ini, kami ingin mempermudah para pasangan dalam merancang dan mewujudkan pernikahan impian mereka, dari konsep hingga realisasi,” pungkas Sugito.