Komunitas

Aksi Kemanusiaan PT Matahari Sakti Bersama Harmonis Surabaya Club Gelar Donor Darah di Tiga Lokasi

Semangat kepedulian dan gotong royong kembali ditunjukkan oleh PT Matahari Sakti, Harmonis Surabaya Club dan PMI dengan menggelar kegiatan donor darah serentak di tiga lokasi di Surabaya dan Sidoarjo, Sabtu (21/2/2026). Kegiatan ini berhasil mengumpulkan ratusan kantong darah sekaligus mempererat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

Donor darah berlangsung di Taman Bungkul (Jl. Raya Darmo Surabaya) mulai pukul 10.00–20.00 WIB, pusat perbelanjaan ITC Surabaya (Jl. Gembong No. 20–30), serta kawasan Perumahan Bhayangkara, Desa Masangan Kulon RW 9, Sukodono, Sidoarjo. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi di ketiga lokasi tersebut.

Di Taman Bungkul tercatat 144 pendaftar, dengan 109 orang berhasil mendonorkan darahnya dan 45 orang belum memenuhi syarat medis. Di ITC Surabaya terdapat 125 pendaftar, 101 orang lolos donor dan 24 orang tidak lolos. Sementara di Perumahan Bhayangkara Sukodono, dari 160 pendaftar terdapat 114 pendonor yang berhasil dan 46 belum memenuhi syarat. Secara keseluruhan, dari 429 pendaftar di tiga lokasi, sebanyak 324 orang berhasil mendonorkan darahnya.

Sebagai bentuk apresiasi, para pendonor yang lolos mendapatkan paket sembako berisi 5 kg beras, 1 kg gula, 1 liter minyak goreng, serta dua bungkus mi instan. Paket ini merupakan dukungan dari Presiden Direktur PT Matahari Sakti Ibu Puspitadewi Prijadi.

Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia Kota Surabaya sekaligus penggerak donor darah sukarela, Totok Sudarto, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia juga mengapresiasi konsistensi PT Matahari Sakti dan Harmonis Surabaya Club dalam menggerakkan aksi sosial kemanusiaan.

“Kegiatan donor darah bukan sekadar aksi sosial, tetapi wujud nyata kepedulian terhadap sesama. Setiap tetes darah yang didonorkan dapat menyelamatkan nyawa,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, PT Matahari Sakti dan Harmonis Surabaya Club berharap semakin banyak masyarakat tergerak untuk rutin menjadi pendonor sukarela. Aksi sederhana tersebut diyakini mampu menumbuhkan solidaritas dan menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan transfusi darah. (Red)