Kunjungan Berkesan: Konjen Ye Su Abadikan Pesan Persahabatan Lewat Kaligrafi Shufa
Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Surabaya, Ye Su, bersama Konsul Luo Jingying dan Konsul Yan Jiaming, melakukan kunjungan resmi ke Masjid Cheng Hoo Surabaya pada 8 Desember 2025. Rombongan disambut hangat oleh Ketua Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) H. Abdullah Nurawi, beserta jajaran pengurus dan perwakilan PITI Jatim.
Dalam kunjungan tersebut, Konjen Ye Su meninjau arsitektur Masjid Cheng Hoo yang memadukan unsur budaya Tiongkok dan Indonesia. Ia mengapresiasi desain masjid yang sarat simbol keberagaman dan harmoni antaragama. Warna hijau, merah, dan kuning yang mendominasi bangunan dipadukan dengan ornamen bergaya Tiongkok serta elemen budaya lain, menegaskan karakter masjid sebagai ruang terbuka yang menjunjung toleransi. Di bagian luar masjid juga terpajang prasasti bertuliskan “郑和清真寺”, karya tulisan tangan mantan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Lu Shumin.
Usai berkeliling, rombongan berfoto bersama dan melanjutkan sesi dialog. Ketua YHMCHI, H.A. Nurawi menyampaikan apresiasi atas kunjungan Konjen Ye Su serta menegaskan bahwa Masjid Cheng Hoo merupakan jembatan harmoni lintas suku dan agama. Ia menuturkan bahwa kini terdapat sekitar 20 Masjid Cheng Hoo di Indonesia, sebagai bentuk warisan nilai persahabatan dan penyebaran pengetahuan yang dibawa Laksamana Cheng Hoo di Nusantara.
Dalam sambutannya, Konjen Ye Su menyampaikan rasa gembira dapat mengunjungi masjid yang menjadi simbol persahabatan bersejarah antara Indonesia dan Tiongkok. Ia menilai figur Cheng Hoo bukan hanya tokoh sejarah, tetapi representasi nilai budaya Tiongkok yang menjunjung hidup berdampingan secara damai, membantu negara sahabat, serta menghormati keberagaman keyakinan—nilai yang menurutnya selaras dengan pendekatan Tiongkok masa kini dalam hubungan antarbangsa.
Momen istimewa terjadi ketika Konjen Ye Su secara langsung menuliskan karya kaligrafi Tiongkok (shufa) berisi pesan harapan dan doa: “福泽传百世,功业立千秋”. Aksi tersebut mendapat apresiasi besar dari para pengurus, sekaligus menjadi simbol kedekatan budaya dan persahabatan yang tulus antara kedua pihak. Karya shufa ini diharapkan dapat menjadi kenangan berharga serta pengingat akan hubungan baik Indonesia–Tiongkok.
Konjen Ye Su juga menyampaikan penghargaan kepada YHMCHI dan Masjid Cheng Hoo atas peran penting dalam mempererat hubungan kedua negara. Ia berharap Masjid Cheng Hoo Surabaya dapat terus berkembang sebagai landmark wisata budaya dan simbol persahabatan Indonesia–Tiongkok, sekaligus mengajak peningkatan kerja sama dengan Konsulat Jenderal Tiongkok di Surabaya.
Kunjungan berlangsung hangat dan penuh keakraban, menjadi momen penting yang mempertegas nilai sejarah, harmoni budaya, serta persahabatan berkelanjutan antara Indonesia dan Tiongkok.
Hadir menyambut Konjen RRT di Surabaya – Mr Ye Su di Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya di antaranya; H. Ma’mun Hasan : Pendiri YHMCHI, H. Fauzan Adjie Chendra : Pendiri YHMCHI, H. Haryanto Satryo : Ketua DPW PITI Jatim, H. Abdullah Nurawi : Ketua Umum YHMCHI, Hasan Basri, S.Sos.I : Ketua Pelaksana Harian YHMCHI, Oei Tjing Yen : Sekretaris YHMCHI, Abdul Hakim : Wakil Ketua DPD PITI, Hariyono Ong, SHI, MEI : Ketua Takmir Masjid M. Cheng Hoo Surabaya, Drs. Esti Nurhidayat, M.Ak : Direktur Pendidikan YPCHI.

