Komunitas

Laoshi Adi Setiago Tekankan Etika dalam Seminar Pelatih Tingkat 2 ATTI

Asosiasi Tianxia Taijiquan Indonesia (ATTI) kembali menggelar Seminar dan Pelatihan Pelatih Tingkat 2 dengan narasumber utama Laoshi Adi Setiago, Jumat (6/12/25), di Surabaya. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari pelatihan tingkat pertama yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Dalam pemaparannya, Laoshi Adi Setiago menegaskan bahwa pada pelatihan tingkat 1 menanamkan sikap tidak arogan bagi seorang praktisi Wushu, sedangkan pada tingkat 2 fokus pendidikan diarahkan pada rasa hormat kepada sesama manusia.

“Etika dan tata krama adalah jiwa dari Wushu. Tanpa itu, ilmu menjadi sesat,” tegasnya.

Ia menjabarkan nilai-nilai dasar yang harus menjadi pegangan seorang pelatih Wushu, di antaranya kerendahan hati, keadilan, kesetiaan, tekad, keberanian, kesabaran, hingga welas asih sebagai landasan moral.

Menurutnya, orang hebat bukan hanya yang kuat secara teknik, melainkan yang mampu menghormati siapa pun tanpa membedakan posisi maupun latar belakang.

Laoshi Adi Setiago merinci bentuk rasa hormat yang harus ditumbuhkan:

•Menghormati pemimpin adalah kewajiban
•Menghormati rekan kerja adalah tanggung jawab
•Menghormati bawahan adalah kebajikan
•Menghormati lawan adalah kemurahan hati
•Menghormati yang kuat adalah penghargaan
•Menghormati yang lemah adalah amal
•Menghormati guru adalah etika
•Menghormati junior adalah kepedulian
•Menghormati keluarga adalah kebahagiaan
•Menghormati teman sekelas adalah ikatan
•Menghormati semua orang adalah sopan santun dasar

Pelatihan ini ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada para pelatih peserta seminar, sebagai tanda peningkatan kompetensi dan komitmen menjalankan nilai-nilai luhur Wushu di masyarakat. (Red)