Group Angklung Pitik Cilik Memukau di Art Culture in Harmony Masjid Cheng Hoo
Group Angklung Pitik Cilik tampil memukau dalam gelaran Art Culture in Harmony yang berlangsung di halaman Masjid Cheng Hoo Surabaya, Sabtu (29/11/2025). Membawakan dua lagu, kelompok angklung yang beranggotakan para ibu ini sukses mencuri perhatian pengunjung dengan permainan yang kompak dan penuh keceriaan.
Lilik dan Mariana, ketua sekaligus pendiri Group Angklung Pitik Cilik, mengungkapkan bahwa kelompok ini baru berdiri pada Desember 2024. Meski masih berusia satu tahun, semangat latihan yang konsisten membuat grup ini sering diundang tampil di berbagai acara.
“Awalnya kami hanya berlatih untuk mengisi waktu senggang para ibu, dibimbing oleh Pak David. Waktu itu anggotanya hanya 10 orang dan pertama kali kami memainkan lagu ‘Pitik Cilik’ yang terdengar lucu dan menggemaskan. Dari situlah muncul ide untuk membentuk grup,” ujar Lilik. Kini, anggota mereka telah berkembang menjadi 25 orang.
Menurut Lilik, grup ini bukan hanya wadah bermain angklung, tetapi juga ruang untuk memperkuat kebersamaan dan persahabatan. “Kami ingin grup ini tetap konsisten, semakin maju, dan terus berkembang,” tambahnya.
Mariana menambahkan, latihan rutin dilakukan setiap hari Kamis di kawasan Banyuurip, Surabaya. Repertoar lagu yang dipelajari pun beragam, mulai dari lagu daerah hingga lagu berbahasa Mandarin.
Salah satu anggota, Merry Swanda—yang juga Ketua Perkumpulan Wanita Tionghoa Surabaya—mengaku menemukan suasana yang sangat menyenangkan selama berlatih di grup ini. “Luar biasa semangat para ibu di Group Angklung Pitik Cilik. Latihan angklung selalu terasa hangat dan penuh tawa dengan bimbingan Pak Guru David. Saya berharap lebih banyak masyarakat yang ikut bergabung,” ujarnya.
Kehadiran Group Angklung Pitik Cilik di panggung Art Culture in Harmony tak hanya menambah semarak acara, tetapi juga menghadirkan pesan bahwa musik tradisional dapat menjadi jembatan kebersamaan lintas budaya dan usia. (Red)

