KSHK Surabaya Rayakan Hari Bakcang dengan Sembahyang dan Kebersamaan
Surabaya – Perayaan Hari Bakcang (端午节; Duan Wu Jie) kembali berlangsung penuh makna di tengah komunitas Tionghoa Surabaya. Salah satu yang turut memeriahkan adalah Perkumpulan Sosial Karya Surya Harapan Kesejahteraan (KSHK) atau Kong Siau Hwee Kwan (泗水广肇会馆), yang menggelar sembahyang bakcangan di Gedung KSHK pada Minggu, 1 Juni 2025.
Hari Bakcang, yang jatuh pada tanggal 5 bulan 5 dalam kalender Imlek—tahun ini bertepatan dengan Sabtu, 31 Mei 2025—dikenal luas sebagai momen penghormatan terhadap leluhur dan peringatan atas nilai-nilai pengorbanan melalui legenda Qu Yuan.
Acara sembahyang dipimpin langsung oleh Ketua KSHK, Chandra Wurianto Woo, bersama para pengurus. “Sembahyang bakcangan rutin dilakukan KSHK setiap tahun untuk menghormati para leluhur maupun keluarga yang telah tiada. Selesai sembahyang, kita bersama-sama menikmati hidangan bakcang,” ujar Chandra.
Tradisi Hari Bakcang berasal dari kisah Qu Yuan, seorang penyair dan negarawan Tiongkok kuno yang hidup pada masa 475–221 SM. Sebagai bentuk penghormatan, masyarakat membuat dan menyantap bakcang—ketan berisi daging atau isian lain yang dibungkus daun.
Selain sembahyang dan makan bakcang bersama, di berbagai wilayah Tiongkok dan komunitas Tionghoa lainnya di seluruh dunia, Hari Bakcang juga dirayakan dengan lomba perahu naga, menambah semarak perayaan yang telah diwariskan turun-temurun.
Kegiatan di KSHK ini tak hanya menjadi bentuk pelestarian budaya, tetapi juga mempererat ikatan kekeluargaan dan solidaritas di tengah masyarakat Tionghoa Surabaya. (Red)

