Perkumpulan Marga Huang Jatim Gelar Seminar Kesehatan Tradisional untuk Keluarga Sehat
Surabaya – Perkumpulan Marga Huang Jawa Timur menggelar seminar bertema Kesehatan Tradisional untuk Keluarga Sehat, yang membahas pentingnya pengobatan tradisional dalam mendukung tumbuh kembang serta pemulihan kesehatan keluarga.
Seminar kesehatan tradisional terselenggara berkat kerjasama Perkumpulan Marga Huang Jatim, bersama Griya Sehat UKDC, PPTI & PKNI Jatim.
Seminar ini dilaksanakan dalam dua sesi, secara daring dan luring, bertempat di Gedung Perkumpulan Marga Huang Jatim, Jalan Embong Ploso No. 14, Surabaya, mulai pukul 9 pagi hingga selesai, 4 Mei 2025. Acara ini dihadiri oleh pengurus, anggota, serta masyarakat umum.
Cegah Stunting dengan Pijat Tuina dan Stimulasi Sensorik Pada Anak
Sesi pertama menghadirkan Impian Delillah Jazmine, S.Tr. Battra, lulusan D4 Pengobatan Tradisional Universitas Airlangga, praktisi di Puskesmas Siwalankerto dan Tenaga Kesehatan Tradisional Griya Sehat UKDC. Impian memaparkan ‘Cegah Stunting dengan Pijat Tuina dan Stimulasi Sensorik Pada Anak’.
Ia menjelaskan mengenai teknik pijat Tuina—metode pijat tradisional Tiongkok yang memanfaatkan tekanan dan manipulasi pada titik-titik akupresur guna melancarkan aliran energi dan menyeimbangkan fungsi tubuh.
“Pijat Tuina efektif mengatasi berbagai keluhan seperti penurunan nafsu makan pada bayi dan anak, nyeri otot, serta gangguan pencernaan,” jelas Impian, yang juga dan menangani terapi pasien pasca-stroke di Griya Sehat UKDC.
Pentingnya Waspada Stroke dan Peran Pengobatan Tradisional
Pada sesi kedua, Suryawan, SE., B.Med., M.Med., lulusan S1 dan S2 Chinese Medicine dari Universitas Beijing, memaparkan tingginya angka kematian akibat stroke di Indonesia—mencapai 331.349 jiwa dan menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara.
“Golden period stroke adalah dalam 3 sampai 4,5 jam pertama sejak gejala muncul. Segera bawa pasien ke rumah sakit,” tegas Suryawan, SE., B.Med., M.Med., Kaprodi D4 Akupunktur dan Pengobatan Herbal UKDC sekaligus Kepala Operasional Klinik Griya Sehat UKDC.
Ia menjelaskan bahwa gejala stroke yang harus diwaspadai meliputi mati rasa pada satu sisi tubuh, pandangan kabur, pusing mendadak, serta sakit kepala berat tanpa sebab jelas.
Pengobatan stroke dapat dilakukan secara konvensional maupun tradisional, seperti akupuntur dan herbal. Suryawan menekankan pentingnya pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan.
Dukungan dari RS Kemenkes Surabaya
Seminar ini juga dihadiri oleh tenaga medis dari Rumah Sakit Kemenkes RI Surabaya yang memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada peserta.
Direktur RS Kemenkes Surabaya, dr. Martha Siahaan, menyampaikan bahwa pihaknya siap melayani pasien stroke, jantung, dan kanker, serta berharap dapat menjalin kerja sama lebih dekat dengan Perkumpulan Marga Huang Jatim.
“Saya senang bisa bertemu Marga Huang di sini yang terlihat tetap sehat dan aktif. Semoga bisa bersilaturahmi lebih lanjut di rumah sakit kami,” ujar dr. Martha.
Komitmen Perkumpulan Marga Huang Jatim
Ketua Kehormatan Perkumpulan Marga Huang Jatim, Loddy Gunadi (黄俊杰) menegaskan bahwa seminar seperti ini merupakan bagian dari kegiatan rutin yang terbuka untuk umum.
“Perkumpulan harus punya kegiatan yang bermanfaat. Seminar ini bukan hanya untuk Marga Huang, tapi juga masyarakat luas. Ilmu pengetahuan itu tak ada batasnya,” kata Loddy Gunadi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya acara ini.
Di akhir acara, Loddy Gunadi dan Hadi Wijono (黄俊杰) menyerahkan penghargaan kepada para pembicara. Seminar ditutup dengan makan siang bersama seluruh peserta. (Red)

