Pendidikan

Perayaan Imlek di Universitas Ma Chung Jadi Ajang Belajar Budaya Tionghoa

Perayaan Tahun Baru Imlek di Universitas Ma Chung tahun ini berlangsung istimewa. Untuk pertama kalinya, Program Studi Mandarin for Education and Business menggelar kegiatan bertajuk Sinoculture of Imlek di Gedung Bhakti Persada, Senin (23/2/2026). Dosen dan mahasiswa tampil kompak mengenakan cheongsam, sementara dekorasi khas Tionghoa seperti bendera, barongsai mini, kipas, dan ornamen tradisional menghadirkan suasana Imlek yang kental.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang pembelajaran budaya yang interaktif. Sivitas akademika dapat mengikuti empat booth aktivitas, yakni kaligrafi Tionghoa, seni gunting kertas, simpul Tiongkok, dan lukis topeng opera. Peserta belajar teknik dasar seni tradisional sekaligus membawa pulang karya sebagai kenang-kenangan.

Ketua Program Studi Mandarin for Education and Business, Yohanna Nirmalasari, menjelaskan tema Sinoculture dipilih untuk menegaskan bahwa pembelajaran Mandarin di prodi tersebut mencakup bahasa sekaligus nilai budaya Tiongkok. Menurutnya, bahasa dan budaya merupakan satu kesatuan yang perlu dipahami mahasiswa. Antusiasme juga datang dari mahasiswa yang merasa bangga dan memperoleh wawasan baru melalui kegiatan budaya yang menarik dan edukatif.

Melalui Sinoculture of Imlek, Program Studi Mandarin for Education and Business berharap perayaan budaya dapat menjadi wadah pembelajaran lintas budaya bagi sivitas akademika serta memperluas pemahaman global tentang bahasa dan tradisi Tiongkok.