Pendidikan

Yong Chun Fest 2026 Hadirkan Bakat Siswa dan Edukasi Studi ke Tiongkok

Yong Chun Chinese Language Center (永春汉语中心) kembali menggelar Yong Chun Fest 2026 selama dua hari, 31 Januari–1 Februari 2026, bertempat di Atrium Lantai 2 Fairway Nine Mall Surabaya. Festival ini menjadi ajang unjuk bakat siswa sekaligus perayaan Tahun Baru Imlek 2026 dan HUT ke-17 Yong Chun Chinese Language Center.

Direktur Yong Chun Chinese Language Center, Soh Sian Gwan, S.T., B.Ed. (苏先源), menjelaskan bahwa festival ini bertujuan menampilkan hasil pembelajaran para murid sekaligus memperkenalkan budaya Tionghoa kepada masyarakat luas.

“Dalam acara ini, seluruh murid menampilkan hasil belajar mereka. Selain itu, kami juga menghadirkan berbagai stan budaya serta seminar persiapan studi ke Tiongkok,” ujarnya.

Soh Sian Gwan menambahkan, Yong Chun Chinese Language Center berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang menyeluruh dan berkesinambungan, khususnya bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Sementara itu, Ketua Panitia Yong Chun Fest 2026, Prisilia Gupitasari, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk menggali potensi dan minat para murid.

“Murid tingkat menengah hingga lanjutan dapat memperoleh gambaran mengenai kuliah di Tiongkok, termasuk persyaratan dan persiapannya,” jelas Prisilia.

Pada hari pertama, festival diisi dengan penampilan bakat siswa seperti menyanyi, menari, drama, serta talkshow persiapan kuliah di Tiongkok. Sedangkan hari kedua difokuskan pada berbagai perlombaan antar siswa.

Salah satu lomba yang menarik perhatian adalah Lomba Mading 3D tingkat SMP yang diikuti oleh sejumlah sekolah di Surabaya. Peserta bebas memilih tema “Boundless Innovation: 3D Creativity in STEM and E-commerce”, dengan menampilkan karya seperti sepeda listrik, mobil listrik, hingga kereta cepat.

Salah satu peserta, Laura dari SMP Petra 2 Surabaya, mengaku antusias mengikuti lomba tersebut. Bersama timnya, ia menampilkan karya kereta cepat Woosh yang terinspirasi dari berbagai tayangan di media sosial.

“Seru sekali. Kami belajar banyak, mulai dari riset sampai menuangkan ide dalam bentuk 3D,” ungkap Laura.

Sebagai informasi, Yong Chun Chinese Language Center didirikan pada tahun 2008 dan dikenal sebagai lembaga pendidikan bahasa Mandarin yang menerapkan sistem pengajaran modern, inovatif, serta berorientasi pada penanaman budaya Timur. Pada Januari 2026, lembaga ini resmi memasuki usia 17 tahun. (Red)