Parerejo, Kampung Tempe dengan Omzet Miliaran Rupiah per Bulan
Kampung Tempe di Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, menjadi sentra produksi tempe turun-temurun dengan perputaran uang harian mencapai Rp200 juta. Sekitar 185 pengrajin mampu memproduksi hingga 20 ton tempe per hari.
Salah satunya, Mukhammad Irfan, memproduksi hingga 1 kwintal tempe per hari dan mengembangkan berbagai olahan seperti keripik, nugget, brownies, dan cookies tempe dengan omzet bulanan mencapai Rp50 juta. Selain produksi, Irfan juga membuka “Omah Edukasi Tempe” untuk berbagi pengetahuan pengolahan tempe.
Camat Purwodadi menilai Parerejo memiliki potensi besar sebagai desa penghasil tempe berkualitas yang telah bertahan puluhan tahun dan digemari berbagai kalangan. (Red)

