Pengusaha Tionghoa Surabaya Salurkan Rp1,43 Miliar untuk Korban Banjir dan Longsor Aceh
Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan para pengusaha Tionghoa yang tergabung dalam Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Surabaya (YHMCHI), Yayasan Surabaya Peduli Bangsa, Yayasan Bhakti Persatuan (YPB), Perkumpulan Pengusaha Indonesia Tionghoa (PERPIT) Jawa Timur, Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya (PMTS), serta Ling Tien Kung Bandung Raya, menyerahkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp1.437.128.000 kepada Pemerintah Kota Surabaya.
Bantuan tersebut akan disalurkan kepada masyarakat Provinsi Aceh yang terdampak bencana banjir dan longsor. Penyerahan bantuan dari pengusaha Tionghoa diterima langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, di Balai Kota Surabaya, Jumat (19/12/2025) pukul 09.00 WIB.
Ketua Yayasan Bhakti Persatuan, Hermawan Santoso, menyampaikan bahwa bantuan ini diperuntukkan bagi kebutuhan logistik serta penanggulangan bencana di Aceh. Ia berharap dana tersebut dapat segera disalurkan agar mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak. “Kami berharap bantuan ini bisa segera dimanfaatkan untuk kebutuhan mendesak masyarakat di Aceh,” ujarnya.
Sementara itu, Sutoto Yakobus menilai penyaluran bantuan melalui pemerintah merupakan langkah yang tepat, mengingat pemerintah daerah memiliki pemahaman paling baik terkait kebutuhan penanganan bencana.
Hal senada disampaikan H.A. Nurawi, Ketua Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) sekaligus Ketua Koordinator Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya (PMTS). Ia menjelaskan bahwa penggalangan dana ini sejalan dengan kegiatan Surabaya Charity Night for Sumatra yang digelar Pemkot Surabaya pada 15 Desember 2025 lalu.
“Beberapa perkumpulan menghimpun dana untuk membantu masyarakat Aceh yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana,” tuturnya.
Ketua Yayasan Surabaya Peduli Bangsa, David Widodo Budiarto, menambahkan bahwa dalam waktu singkat, pihaknya bersama sejumlah perkumpulan berhasil mengumpulkan dana dan sepakat menyalurkannya melalui Pemkot Surabaya agar tepat sasaran.
Sementara itu, Shane Feldo Fuyi Widjaja mewakili Ling Tien Kung Bandung Raya, menyampaikan bahwa pihaknya berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp262.128.000 dari para anggota, yang juga diserahkan langsung kepada Pemkot Surabaya untuk disalurkan ke Aceh.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan bahwa bantuan berupa uang akan diserahkan kepada pemerintah daerah di Aceh melalui koordinasi langsung dengan para kepala daerah setempat. Selain itu, bantuan berupa barang senilai Rp1,2 miliar telah lebih dahulu dikirimkan ke wilayah terdampak.
Eri juga mengungkapkan bahwa kegiatan Surabaya Charity Night for Sumatra yang digelar Pemkot Surabaya pada Senin (15/12/2025) malam, berhasil menghimpun dana hingga Rp3,5 miliar. Acara tersebut dihadiri para pengusaha, tokoh masyarakat, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Kami menilai penyaluran bantuan dalam bentuk uang tunai kepada kepala daerah setempat sangat penting, karena merekalah yang paling memahami kebutuhan mendesak warganya, mulai dari pangan hingga perbaikan infrastruktur,” jelas Eri.
Eri Cahyadi pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian para pengusaha dan seluruh pihak yang telah berdonasi.
“Ini menunjukkan bahwa Kota Surabaya dibangun dengan semangat kebersamaan dan gotong royong. Terima kasih kepada seluruh pengusaha Tionghoa dan masyarakat yang telah berbagi untuk saudara-saudara kita di Aceh,” pungkasnya.
Turut hadir dalam pemberian bantuan ke Aceh, di antaranya; Pek Sugiarto Pengestu, Siek Mingkie, Michael Agusta, Hadi Gunawan, Dwi Ken Hendrawan, Oei Tjing Yen, Awi dan Sherly. (Red)

