Rayakan Hari Ibu, Perkumpulan Fuqing Jatim Gelar Pelatihan Merangkai Bunga
Untuk menyambut perayaan Hari Ibu di Indonesia, Yayasan Fajar Jaya Dharma Sosial (Perkumpulan Fuqing Jatim) menggelar pelatihan merangkai bunga pada Minggu pagi, (7/12/25). Kegiatan dilaksanakan di Gedung Perkumpulan Fuqing Jawa Timur dan mendapat antusias tinggi dari para pengurus maupun anggota muda yang hadir sebagai peserta.
Acara dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Fuqing Jawa Timur Dr. Alim Markus, Wakil Ketua Tetap Sutrisno Alim, Ketua Dewan Pengurus Mintarso Hidayat Lim, serta pengurus lainnya seperti Xue Changrong, Wei Zhiping, Liu Shengjian, Guo Xiangyi, dan Gao Meirong bersama anggota lainnya.
Tepat pukul 10.00 WIB, kelas pelatihan resmi dibuka dengan menghadirkan narasumber Hetty Kuswahyu dari LKP Cumbacitta Flower Arrangement Training School. Kegiatan ini didukung penuh oleh kelompok merangkai bunga Gereja Katolik Santo Yosafat Surabaya.
Dalam pelatihan, Hetty menguraikan secara komprehensif teknik dasar dan estetika merangkai bunga mulai dari pemilihan jenis bunga, harmonisasi warna, hingga metode penataan agar tercipta komposisi yang seimbang.
Ia juga menampilkan demonstrasi langsung pembuatan keranjang bunga, termasuk dua karya bertema “Korean Flower Basket” yang saat ini tengah digandrungi kalangan muda berkat karakter warnanya yang lembut, kombinasi bahan yang beragam, dan penggunaan ranting alami yang membentuk tampilan artistik.
Setelah demonstrasi, peserta diberi kebebasan mengekspresikan kreativitasnya masing-masing. Di bawah arahan instruktur, mereka saling bertukar ide sembari tenggelam dalam suasana seni yang santai namun penuh konsentrasi. Satu per satu karya mulai terbentuk, menghadirkan keranjang bunga indah yang menjadi wujud rasa bangga dan kebahagiaan para peserta.
Ketua Dewan Pengurus Perkumpulan Fuqing Jawa Timur, Mintarso Hidayat Lim menyampaikan bahwa asosiasi terus berkomitmen tidak hanya pada kegiatan sosial dan penguatan persaudaraan, tetapi juga pada penyelenggaraan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat.
“Bertepatan dengan peringatan Hari Ibu, kami berharap pelatihan ini tidak sekadar menjadi ucapan selamat, tetapi juga memberikan pengalaman yang menyenangkan, mengajarkan seni merangkai bunga, serta membawa suasana tenang dari seni ke dalam rutinitas yang padat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Perkumpulan Fuqing Jatim berharap setiap peserta dapat membawa pulang bukan hanya karya seni yang cantik, tetapi juga kenangan penuh kehangatan, kreativitas, dan pengalaman komunikasi yang lebih erat antaranggota. (Red)

