Banyuwangi Gelar Festival Kuliner Sego Lemeng dan Kopi Uthek, Wisatawan Antusias
Desa Banjar, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, menggelar Festival Sego Lemeng dan Kopi Uthek sebagai bagian dari rangkaian Banyuwangi Festival 2025. Acara ini bertujuan melestarikan kuliner khas Suku Osing sekaligus mempromosikan pariwisata desa yang terletak di kaki Gunung Ijen.
Sego lemeng merupakan nasi berisi ayam atau ikan asin yang dibungkus daun pisang, dimasukkan ke bilah bambu, lalu dibakar sehingga menghasilkan aroma khas. Sementara itu, kopi uthek disajikan dengan cara unik: diminum sambil menggigit potongan gula aren sebagai pemanis.
Festival berlangsung meriah dengan kehadiran ratusan pengunjung, termasuk wisatawan mancanegara. “Kulinernya nikmat, warganya ramah, budayanya beragam. Ini akan menjadi memori indah,” ujar Stefano, turis asal Italia.
Selain kuliner, pengunjung juga disuguhkan kesenian tradisional seperti tari, hadrah, dan gamelan. Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono yang membuka acara menegaskan, festival ini digelar untuk melestarikan warisan kuliner dan memperkuat daya tarik wisata.
Konon, sego lemeng memiliki nilai historis karena dahulu menjadi bekal para gerilyawan saat berjuang melawan penjajah Belanda. (Red)

