Pendidikan

Universitas Ma Chung Gagas Strategi Penanggulangan Anemia Remaja di Desa Sumbersekar

Malang – Dalam upaya mendukung tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) di bidang kesehatan dan gizi, tim dosen Universitas Ma Chung menggelar kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan bertajuk “Strategi Penanggulangan Anemia pada Remaja di Desa Sumbersekar untuk Pencegahan Masalah Nutrisi Kronis.”

Program ini merupakan kolaborasi antara Program Studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, dan Farmasi Universitas Ma Chung. Tim pelaksana terdiri dari Bita Parga Zen, S.Kom., M.Han. sebagai ketua tim, bersama Hendry Setiawan, S.T., M.Kom., Muhammad Nurwegiono, S.Kom., M.Kom., dan Apt. Devilke Yandriyani, S.Farm., M.Farm., serta beberapa mahasiswa yang turut ambil bagian.

Kegiatan yang diikuti sekitar 60 peserta ini melibatkan remaja dan masyarakat umum. Selain penyuluhan tentang anemia, peserta juga mendapat layanan pemeriksaan kadar hemoglobin (HB) dan gula darah. Sebanyak 40 peserta memanfaatkan layanan kesehatan ini secara langsung.

Ketua tim, Bita Parga Zen, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga menghadirkan inovasi berbasis teknologi. “Kami mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk diagnosis anemia yang dirancang oleh Bapak Muhammad Nurwegiono menggunakan metode Certainty Factor dan dibangun dengan framework Laravel. Remaja putri dapat mengakses website-nya dan mengisi formulir sebagai alat identifikasi mandiri untuk mengetahui kemungkinan anemia,” ungkapnya.

Selain edukasi dan pemeriksaan, tim juga membagikan pil penambah darah dan melakukan tindak lanjut secara berkala untuk memantau kondisi kesehatan remaja putri secara berkesinambungan.

Apt. Devilke Yandriyani turut memberikan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan anemia sejak dini. “Anemia adalah kondisi di mana kadar sel darah merah lebih rendah dari normal akibat kekurangan zat gizi penting. Kami juga menjelaskan jenis-jenis anemia, gejala yang perlu diwaspadai, dan langkah-langkah pencegahannya,” jelasnya.

Melalui program ini, Universitas Ma Chung berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat—terutama remaja putri—akan pentingnya menjaga kesehatan dan gizi sebagai investasi masa depan. Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi nyata kampus dalam mendukung pencapaian target SDGs. Red