Pendidikan

Mahasiswi DKV ITS Raih Juara Poster Film Internasional, Karyanya Dipamerkan di Rusia!

Surabaya, 23 Mei 2025, Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di kancah global. Hanifah Awwalun Nisa’, mahasiswi Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV) ITS, sukses meraih juara dalam ajang internasional HSE x ITS: Art of Reframe, kompetisi desain poster film hasil kolaborasi ITS dengan HSE Art and Design School, Rusia.

Kompetisi ini menantang mahasiswa dari kedua negara untuk menafsirkan film lintas budaya dalam bentuk poster visual. “Mahasiswa HSE mengerjakan materi film Indonesia, sementara kami dari ITS membuat poster berdasarkan film Rusia. Jadi, ini ajang pertukaran perspektif budaya lewat desain,” jelas Hanifah yang akrab disapa Ipeh.

Dalam kompetisi ini, Ipeh memilih film Night Watch, sebuah film legendaris Rusia bergenre thriller-horor. Ketertarikannya pada genre tersebut menjadi alasan utama pemilihan film, sekaligus memungkinkannya mengeksplorasi visual yang kuat dan imajinatif.

Ia menciptakan enam versi poster, dimulai dari riset mendalam hingga penyusunan 10 alternatif sketsa. Tantangan tak sedikit: kerusakan laptop membuatnya harus menyelesaikan desain ulang melalui ponsel. “Saya sempat putus asa, tapi terus maju. Ternyata kerja keras saya terbayar lunas,” ungkap Ipeh dengan haru.

Karya Ipeh tak hanya memenangkan kompetisi, tetapi juga dipamerkan di Saint Petersburg, Rusia, bersama 20 karya terpilih lainnya dalam sebuah pameran prestisius. Tak hanya tampil, ia juga dipercaya menyampaikan sambutan pembukaan acara—pengalaman yang menurutnya luar biasa dan tak terlupakan.

Naufan Noordyanto, S.Sn., M.Sn., dosen DKV ITS sekaligus koordinator juri dari ITS, menyatakan bahwa kompetisi ini membuka ruang internasionalisasi mahasiswa dan menjadi ajang mengenal lintas budaya secara langsung. “Kegiatan ini mendorong mahasiswa untuk lebih berani berkarya di level global,” ujar Naufan, yang telah memamerkan karyanya di 47 negara.

Kompetisi ini sendiri merupakan bagian dari mata kuliah Ilustrasi Digital yang melibatkan empat dosen DKV ITS: Rabendra Yudistira Alamin, Dr. Rahmatsyam Lakoro, Nugrahardi Ramadhani, dan Naufan Noordyanto.

Prestasi Ipeh juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4 (Pendidikan Berkualitas) dan poin 17 (Kemitraan untuk Tujuan). Ia berharap pengalamannya menjadi pemantik lahirnya lebih banyak kolaborasi kreatif serupa di masa depan.

“Saya bersyukur bisa menjadi bagian dari pengalaman luar biasa ini. Semoga semakin banyak mahasiswa Indonesia yang berani unjuk karya ke dunia,” tutup Ipeh penuh semangat. (Red)