News

Bandar Grissee: Wisata Heritage Kota Tua Gresik yang Sarat Sejarah dan Kehangatan Warga

Gresik — Di tengah hiruk pikuk modernisasi, Gresik menyuguhkan wajah lama yang memikat lewat kawasan wisata heritage Bandar Grissee.

Resmi diluncurkan pada tahun 2022, kawasan ini menjadi ikon baru Kota Tua Gresik, tepatnya di sekitar Alun-alun kota. Dengan luas mencapai 60 hektare, Bandar Grissee menyimpan jejak sejarah sejak abad ke-14 dalam deretan bangunan kuno yang kini tampil lebih cantik berkat sentuhan revitalisasi dari pemerintah daerah.

Revitalisasi Bandar Grissee bukan sekadar proyek pembangunan. Dengan anggaran sebesar Rp 47 miliar dari APBN, upaya ini dilakukan dengan tetap menjaga nilai historis yang terkandung di tiap sudut bangunan. Pemerintah mengemas ulang warisan masa lalu menjadi destinasi yang tak hanya estetik, tetapi juga edukatif dan penuh makna.

Menyusuri kawasan ini adalah pengalaman tersendiri. Letaknya yang strategis, tak jauh dari jantung kota, memudahkan siapa saja untuk berkunjung. Bangunan-bangunan klasik yang megah berdiri berdampingan dengan kursi-kursi taman dan lampu-lampu hias yang menambah nuansa romantis di malam hari. Bagi warga Gresik, Bandar Grissee bukan sekadar objek wisata, tapi juga ruang publik yang hangat dan menyenangkan.

Saat malam pergantian tahun, kawasan ini berubah menjadi tempat berkumpul ribuan warga. Meski tanpa pesta kembang api seperti tahun-tahun sebelumnya, suasana tetap meriah. Warga duduk santai di atas trotoar, berbagi kebahagiaan, menjadikan Bandar Grissee sebagai tempat perayaan yang sarat keakraban.

Tak hanya menjadi ruang berkumpul, Bandar Grissee juga menjadi panggung budaya. Tradisi khas Gresik seperti Pasar Bandeng dan Kontes Bandeng Kawak digelar di sini. Pasar Bandeng bahkan menyediakan makanan gratis bagi pengunjung, yang tak hanya memperkuat solidaritas sosial, tetapi juga menggairahkan ekonomi lokal. UMKM pun merasakan dampak positif dari ramainya pengunjung yang datang.

Bandar Grissee adalah bukti nyata bahwa sejarah dan kemajuan bisa berjalan beriringan. Kawasan ini bukan hanya menyimpan kenangan masa lampau, tetapi juga menciptakan cerita baru bagi warga Gresik dan para pengunjung. Sebuah tempat di mana warisan budaya, keindahan arsitektur, dan hangatnya kebersamaan berpadu dalam harmoni. (Red)