Komunitas

DPD ATTI Daerah Istimewa Yogyakarta & Sasana Bhakti Loka Dikukuhkan, Siap Membumikan Olahraga Taiji Quan

Asosiasi Tianxia Taiquan Indonesia (ATTI) melebarkan sayapnya tak hanya populer di Jatim, kini telah merambah wilayah Yogyakarta.

Laoshi Adi Setiago Ketua Umum Asosiasi Tianxia Taiquan Indonesia (ATTI) mengukuhkan langsung Dewan Pengurus Daerah (DPD) Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Sasana Bhakti Loka Kota Yogyakarta, Selasa 18 Februari 2025.

Pengukuhan ditandai dengan penyerahan surat keputusan dan pemberian bendera ATTI dari Laoshi Adi Setiago kepada pengurus.

Setelah pengukuhan, Laoshi Adi Setiago mengucapkan puji syukur dan selamat kepada para pengurus yang baru tersebut.

Laoshi Adi Setiago menjelaskan bahwa Taijiquan bukan sekadar seni bela diri atau gerak tubuh semata, namun warisan leluhur Tionghoa yang sarat dengan filosofi kehidupan, keseimbangan, dan harmoni antara ‘yin, dan ‘yang’.

Melalui gerakan yang lembut dan penuh kesadaran dan gerakan keras yang penuh dengan kekuatan, Taijiquan mengajarkan kita untuk merawat kesehatan jasmani, mengasah ketenangan rohani.

“Sebagai bagian dari Asosiasi Tianxia Taijiquan Indonesia, kita memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan, dan memberi manfaat kepada masyarakat,” ujarnya.

“Pengukuhan Dewan Pengurus Daerah hari ini bukanlah sekadar seremonial, melainkan komitmen bersama untuk membangun sinergi, menggalang kolaborasi, dan memperkuat jaringan antar praktisi Taijiquan di seluruh penjuru tanah air,” tegasnya.

Laoshi Adi Setiago meminta para pengurus menjadi teladan dalam integritas, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan. Mengutamakan pelayanan kepada anggota dan masyarakat luas melalui program pelatihan, workshop, atau kegiatan sosial yang berdampak.

Menjalin komunikasi aktif dengan pengurus pusat, sesama daerah, serta komunitas seni bela diri lain untuk memperkaya pertukaran ilmu.
Mempromosikan Taijiquan sebagai gaya hidup sehat yang inklusif. Sesuai dengan nama Asosiasi Tianxia Taijiquan Indonesia.

Tianxia artinya alam semesta. Dalam alam semesta ada berbagai flora, fauna dan mahkluk hidup, kita sebagai manusia dalam alam semesta seharusnya hidup berdampingan dengan damai, tanpa membeda-bedakan ras suku agama dan latar belakang.

“Kepada seluruh anggota, masyarakat dan instansi yang berkait mari kita dukung langkah ini. Partisipasi aktif Anda adalah kunci keberhasilan kita bersama. Melalui Taijiquan, kita bisa menjadi agen perubahan untuk menciptakan generasi Indonesia yang sehat, tangguh, dan berkarakter. Semoga Tuhan meridhoi langkah kita,” tutup Laoshi Adi Setiago.

Wali Kota Yogyakarta Terpilih, Hasto Wardoyo mengatakan Taiji Quan adalah olahraga yang mendunia. Ia berharap pengurus memperluas akses kepada masyarakat melalui pelatihan.

Hasto juga meminta pengurus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, komunitas dan pihak swasta menjadikan Taiji Quan sebagai ikon wisata kesehatan lokal yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Perwakilan KORMI Daerah Istimewa Yogyakarta meminta pengurus ATTI masuk menjadi anggota KORMI.

Agus Handoko selaku Ketua Panitia mengucapkan terima kasih kepada para hadirin atas kehadiran dan meluangkan waktu untuk mengikuti pengukuhan ATTI DPD DI Yogyakarta dan Sasana Bhakti Loka.

“Kami berharap kedepannya DPD ATTI bisa bermanfaat dan berperan aktif kepada masyarakat luas,” pungkasnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Krapyak yang juga pengurus, berharap ATTI makin berkembang dan meminta dukungan semua pihak termasuk pemerintah daerah setempat, dinas terkait, dan lain lain.

“ATTI sebagai organisasi olahraga yang masih baru. Saya memandang ATTI sangat bermanfaat,” ujarnya dan beliau telah mempelajari gerakan TX TJQ 9.

Dalam acara itu juga dilakukan pemotongan tumpeng syukuran.

DPP ATTI melakukan perform jurus TJQ 8, TX TJQ 32, Chen Shi Taiji Shan 24 (kipas). Serta memberikan kenang kenangan berupa kipas kepada tamu VIP.

Kemudian seluruh anggota berlatih bersama Setiago S2 (sesi ke-3), TX TJQ 9.

Acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, di antaranya; Rini Rahmawati SIP.MIP (Matri Kemantren Jetis), Adityo Bagus Baskoro (Lurah Cokrodiningratan), Kapt. Arhanud Suryadi (Danramil), AKP. Anang Tri Nuryadi SH (Kapolsek), Perwakilan KORMI DIY, Kyai Moh. Imam Aziz, Iqbal Ahmaf, Ph.D (Ketua Yayasan Bumi Aswaja), Prof. Imam Machali (Ketua BWBA BC), Ubaidilah Fatawi, MA (KepSek SMA BC), Angga Palsewa Putra (KepSek SMP BC), Dr. Abdul Goffar, MBA (Wakil Rektor senior & bidang Kepesantrenan UNU).