Gerakan Tanam Mangga Putar Pasuruan Pecahkan Rekor MURI
Gerakan Tanam Mangga Putar Pasuruan sebanyak 42.850 batang berhasil memecahkan Museum Rekor Indonesia (MURI).
Rekor ini melampaui Kota Probolinggo yang sebelumnya berhasil masuk MURI dengan penanaman 20.000 batang pohon mangga manalagi di tahun 2024 kemarin.
Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis menerima Piagam Penghargaan yang diserahkan oleh Senior Manager MURI, Lutvi Syah Pradana di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Graha Maslahat, Senin (20/1/2025).
Sebelum penyerahan, dilakuka penanaman bibit mangga putar Pasuruan di 4 tempat secara serentak.
Yakni, Komplek Perkantoran Pemkab Pasuruan di Raci, Kecamatan Bangil serta 3 Wilayah Kecamatan Penghasil Mangga Putar Pasuruan, yakni Rembang, Sukorejo dan Wonorejo.
Menurut Nurkholis, pemecahan rekor menanam bibit mangga putar pasuruan sengaja dilakukan dengan tujuan membranding Mangga Putar Pasuruan agar semakin populer di masyarakat.
Pemilihan nama Mangga Putar Pasuruan berdasarkan Sertifikat Indikasi Geografis telah diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan HAM di tahun 2023.
Penanaman bibit mangga putar Pasuruan dilakukan di atas lahan seluas 250 hektar dan tersebar di 21 titik di 3 wilayah Kecamatan Potensial.
Nurkholis berharap, seluruh pohon mangga yang sudah ditanam bisa terus dirawat dan dijaga oleh seluruh kelompok tani sampai tumbuh besar dan siap dipanen, 2-3 tahun mendatang.
Nurkholis mengucapkan terima kasih kepada 19 perusahaan yang menjadi sponsor acara. Di antaranya; PT SIER, PT Coca Cola, Bank Jatim, HM Sampoerna, CJI Indonesia Power, PT Sorini Agro dan lain lain.
Lutvi Syah Pradana, Senior Manager MURI memastikan rekor jumlah bibit mangga putar pasuruan yang dicapai Kabupaten Pasuruan bukan hanya terbanyak di Indonesia, tapi di dunia, karena mangga ini hanya ada di Kabupaten Pasuruan. (Red)

