Daop 8 Surabaya Siap Sukseskan Angkutan Nataru 2024/2025
Surabaya – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya siap menyukseskan angkutan Nataru 2024/2025.
Hal itu ditegaskan oleh Executive Vice President (EVP) KAI Daop 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo, saat apel gelar pasukan angkutan Nataru 2024/2025, di Halaman Kantor Daop 8 Surabaya, Senin (23/12/24).
Kegiatan ini diikuti para pekerja KAI Daop 8, Anak Perusahaan, TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, PMK, BPBD, dan Komunitas pecinta kereta api.
Apel Gelar Pasukan ini menandai hari pertama dilaksanakannya Posko Angkutan Nataru, dalam rangka melayani masyarakat yang menggunakan moda angkutan kereta api, sejak tanggal 23 Desember s.d 3 Januari 2024.
Dalam sambutannya, Wisnu Pramudyo, mengatakan seluruh jajaran Manajemen KAI Daop 8 Surabaya akan melaksanakan Posko Angkutan Nataru.
“Ini untuk memastikan operasional perjalanan kereta api aman, serta pelayanan kepada pelanggan berjalan optimal. Kita juga tekankan pentingnya safety, sustainability, dan inovasi pelayanan”, ujarnya.
Wisnu menambahkan, keselamatan adalah prioritas utama dalam operasional KAI terutama di wilayah operasional KAI Daop 8 Surabaya.
“Semua elemen harus disiplin dan proaktif dalam mengidentifikasi, mengantisipasi, dan mengatasi potensi risiko. Mari berkolaborasi untuk berikan rasa aman dan nyaman kepada pelanggan, yang mempercayakan perjalanan mereka kepada KAI,” tambahnya.
Dia mengungkapkan, KAI Daop 8 telah menyiapkan segala sumber daya untuk melayani pelanggan secara maksimal.
“Kesiapan KAI Daop 8 mencakup SDM, sarana, prasarana, maupun hal lain-lain yang berkaitan dengan pelayanan secara keseluruhan, selama masa operasional yang berlangsung selama 18 hari dari 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025”, tuturnya.
Sebagai langkah peningkatan keamanan dan ketertiban (Kamtib), KAI Daop 8 Surabaya menyiapkan 621 personil. Yang terdiri dari 123 Polsuska, 408 security, serta 90 eksternal dari TNI/Polri.
Terkait mitigasi gangguan perjalanan KA di periode Angkutan Nataru ini, KAI Daop 8 Surabaya telah memetakan sebanyak 9 daerah perhatian khusus.
Dengan mengerahkan 40 personel ekstra yang terdiri dari 37 petugas pemeriksa jalur ekstra dan 3 petugas penjaga pintu perlintasan ekstra.
Di samping itu, KAI Daop 8 Surabaya telah memastikan keandalan sarana dengan melakukan Ramp Check atau pemeriksaan kelaikan maupun kesiapoperasian lokomotif dan kereta untuk memastikan kereta api dalam kondisi prima.
Sebanyak 56 lokomotif, 370 kereta penumpang, 35 kereta pembangkit, 16 KRD, dan 19 kereta bagasi siap dioperasikan guna memberikan layanan terbaik bagi pelanggan KAI.
“Dari sisi fasilitas, KAI Daop 8 juga telah mempersiapkan dengan optimal mulai dari memasuki area stasiun, di atas kereta, hingga keluar area stasiun tujuan. Kebersihan area stasiun, ruang tunggu penumpang, toilet, serta kereta terus dijaga untuk memberikan kenyamanan kepada para pelanggan,” ujar Wisnu. (Red)

