Kembali Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya menggelar pelatihan gratis kelas fotografi dengan menghadirkan Singgih Tamadi pendiri Surabaya School of Photography.

Dihadapan para peserta, Singgih memaparkan macam macam lensa kamera yang perlu diketahui. Setiap lensa memiliki fungsi, cara pakai, dengan hasil motret yang berbeda.

Adapun jenis jenis lensa di antaranya; lensa kit (lensa bawaan), lensa fix (lensa prime), lensa standar (lensa normal), lensa tele (telephoto lens) tele lens, lensa makro, lensa fisheye (ultra wide angle lens) foto fisheye lens, lensa tilt-shift.

Kamera yang bisa menggunakan lensa tersebut adalah jenis DSLR dan Mirrorless yang bisa dilepas antara bodi dan lensa.

Kelas pelatihan gratis ini diselenggarakan di Gedung Yayasan Bhakti Persatuan, tepat pukul 2 sore hingga selesai, 6 Juli 2024.

Sementara itu, Rasmono Sudarjo Sekjen PMTS menyampaikan pelatihan fotografi ini sudah dilakukan ke 11 kali.

Pelatihan seni gratis bisa diikuti masyarakat, diselenggarakan setiap Sabtu mulai jam 2 siang, di Gedung Yayasan Bhakti Persatuan.

“Setiap kelas dibatasi untuk 50 pendaftar. Jadi kalau mau ikut harus mendaftar dahulu,” tegas Ketua SAS.

Pelatihan seni selalu berganti materi, seperti kelas menyanyi, menari, fotografi, Shufa, videografi, melukis dan sebagainya.

Kelas Pelatihan Seni diselenggarakan oleh; Yayasan Bhakti Persatuan (YPB), Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya (PMTS), Perkumpulan Pengusaha Indonesia Tionghoa (PERPIT), Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI), Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Surabaya Art Society dan Unimaxx Photography Community, dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Jatim. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *