Yayasan Bina Marga Canggih Surabaya Jalin Kerjasama Bisnis Pengusaha Quanzhou Tingkatkan Perekonomian Jatim

Yayasan Bina Marga Canggih (BMC) Surabaya [蔣氏宗親聯誼會], menjalin kerja sama bisnis dengan sejumlah pengusaha asal Quanzhou 泉州, Provinsi Fujian, Tiongkok. Penandatanganan MoU antara keduanya dilakukan di hotel Shangri-La Surabaya, Senin (10/6/24) malam.

Menurut Ketua Yayasan BMC Surabaya Peter Sutjiono Tjioe (蔣輝農), kerjasama ini dilakukan untuk ikut membangun dan membantu meningkatkan perekonomian daerah Jawa Timur.

“Kerjasama ini membahas pengembangan bidang teknologi, industri & investasi. Kami berupaya agar para pelaku industri dari Tiongkok ini, bisa berinvestasi dengan mendirikan industri manufaktur berbasis teknologi terbaru di Jawa Timur,” ujarnya.

Peter menambahkan, saat ini sudah ada investor asal Tiongkok yang siap mendirikan pabrik garmen di Nganjuk. Di sisi lain, pengusaha Jawa Timur juga berpeluang besar melakukan ekspor produk ke Tiongkok.

“Komoditas potensial dari Jatim yang bisa diekspor ke Tiongkok, diantaranya adalah kopi, merica, kakao, dan sebagainya,” tuturnya.

“Karena itu, kami agresif memfasilitasi pertemuan ini. dengan mengundang para pengusaha yang tergabung dalam berbagai asosiasi dan yayasan di Jawa Timur. Agar bisa membangun hubungan bisnis yang saling menguntungkan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (FORKAS) Jatim, Mochammad Turino Junaedy, mengaku pihaknya siap membantu investor asal Tiongkok dengan menyiapkan mitra lokal.

Atas: Foto bersama, Bawah: Peter Sutjiono Tjioe, Huang Hui Can, Wu Shiwu, Mochammad Turino Junaedy,

Sementara itu, ketua delegasi bisnis Quanzhou, Huang Hui Can (黃輝燦) mengatakan, pihaknya siap bekerjasama dengan pengusaha Surabaya dan Jawa Timur.

“Surabaya dan Quanzhou memiliki banyak persamaan. Keduanya sama-sama merupakan kota pelabuhan. Banyak keturunan dari Tiongkok, yang kini tinggal dan menetap di Surabaya dan Jawa Timur. Sehingga bisa dibilang kami ini memiliki leluhur yang sama. Semoga kerjasama ini bisa berjalan dengan baik dan menguntungkan bagi kedua pihak,” ujarnya.

Ketua Marga Go Wu Shiwu (吳世武) sangat mengapresiasi kegiatan bisnis antara pengusaha Indonesia dan Tiongkok.

Acara ini dihadiri puluhan pengusaha dan pengurus berbagai asosiasi dan yayasan di Jawa Timur. Diantaranya; Yayasan Bakti Persatuan, PSMTI Jatim, YHMCHI, Yayasan Lima Bakti, Yayasan Margo Utomo, Perkumpulan Marga Huang Jatim, dan lain sebagainya.

Turut hadir pengusaha Hermawan Santoso (陈宏源), Sugijanto Tjandra (张兆恩) dan Lilian Sutanto (陳淑莲), dan lainnya.

Acara diawali dengan memperkenalkan satu persatu delegasi bisnis dari Quanzhou, kepada para tamu.

Dilanjutkan dengan pemutaran video profile dari kota Quanzhou dan Yayasan BMC Surabaya.

Kemudian dilakukan penandatanganan MoU antara kedua pihak. Dan ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah. Sepanjang acara dipandu oleh MC Ivan Arista (關統議). (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *