Untuk pertama kalinya, Asosiasi Tianxia Taiji Quan Indonesia (ATTI) menyelenggarakan Rapat Kerja Tahun 2023 – 2024, sekaligus buka puasa bersama, di XO Palace by XO Group of Restaurant, pada 30 Maret 2024.

Adi Setiago Ketua Umum ATTI mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus DPC yang telah hadir menyukseskan acara Raker tersebut.

Adi Setiago mengatakan Rapat Kerja ini pertama kalinya diselenggarakan ATTI yang sudah berbadan hukum dan sesuai AD/ART.

“Semua DPC memberi laporan kerja selama tahun 2023 dengan dilengkapi dokumen, baik foto maupun video. Kemudian merencanakan kegiatan di tahun 2024, sesuai visi misi ATTI, yakni mengembangkan Taiji Quan di Indonesia, bertujuan agar masyarakat bugar dan gembira, di bawah naungan KORMI,” jelas Adi Setiago.

Masih penjelasan Laoshi Adi Setiago terkait organisasi dan 4 pilar faktor penting untuk menyukseskan organisasi tersebut, dan terumit adalah Sumber Daya Manusia (SDM).

“SDM menentukan kemajuan dan masa depan organisasi,” jelas Adi Setiago penulis buku “Pelatih Tai Ji Quan Yang Handal”.

Lebih lanjut, Adi mengatakan bahwa SDM harus mempunyai keterampilan dan rela bekerja untuk ATTI sesuai sumpah jabatan. Bertanggung jawab, bekerja sama dalam hal positif, mempunyai planning dan mau berkoordinasi agar sesuai rencana.

“ATTI termasuk organisasi sosial non profit. Artinya, anggota bekerja penuh kerelaan, keikhlasan, dan kemauan yang sejalan dengan visi misi ATTI, sehingga bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Laoshi Adi pencipta Tian Xia Taiji Quan 9 Jurus.

Adi Setiago (baju merah) bersama pengurus

Laoshi Adi Setiago pun menjelaskan tentang pengurus dan anggota yang harus bekerja sama dan saling mendukung, sehingga apa yang dijalankan cepat selesai dan sukses.

Pengurus harus kreatif, kritis, berjiwa besar, memberi motivasi anggota, menyelesaikan masalah dan menjadi teladan, imbuh Adi Setiago.

Demikian pula seorang pemimpin atau ketua harus bijaksana, arif, dasar hati nurani akal budi sehat, mengambil keputusan dengan tegas dan benar, terang Laoshi Adi Setiago pendiri ATTI.

“Sehingga tidak membuat orang lain kecewa, serta tidak merugikan organisasi. Ketua juga harus memperhatikan dan mendengarkan semua usulan anggota. Tidak bergantung kepada seseorang. Memberi kesempatan yang aktif,” pungkas Laoshi Adi Setiago yang memiliki banyak pengalaman di organisasi olahraga.

Laoshi Adi Setiago pun meminta para pengurus maupun anggota selalu bekerja sama, penuh kerelaan keikhlasan, karena ATTI sebagai organisasi non profit. Serta aktif mengembangkan ATTI sesuai visi misi.

Para pengurus berintegritas, berkomitmen, berjiwa besar, jujur, berketerampilan, setia dan mau berjuang untuk membesarkan ATTI sehingga berguna bagi masyarakat.

Dalam acara itu juga dilakukan tanya jawab sebagai masukan para peserta dan pengurus ATTI.

Acara yang dihadiri pengurus DPC ATTI ini, diakhiri berbuka puasa bersama dengan aneka hidangan yang disediakan panitia. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *