Perayaan Imlek Malam Cap Go Meh Digelar di Balai Kota Surabaya Dihadiri 5000 Lebih Warga Tionghoa
Perayaan Imlek Malam Cap Go Meh diselenggarakan secara meriah oleh Pemerintah Kota Surabaya bersama Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya, Yayasan Bhakti Persatuan Perkumpulan Pengusaha Tionghoa Indonesia (PERPIT) Jatim dan Xin Zhong School.
Perayaan dihadiri 5000 lebih warga Tionghoa Surabaya, dihelat di Taman Surya Balai Kota Surabaya, tepat pukul 6 petang, pada 25 Februari 2024.
Turut hadir Mr Xu Yong Konjen RRT Surabaya, Konjen Australia, perwakilan Konjen Amerika, Anggota DPRD Kota Surabaya, Forkopimda, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Surabaya, dan lain lain.
Acara dibuka dengan pemukulan tambur oleh Wali Kota Surabaya bersama Hermawan Santoso Ketua Yayasan Bhakti Persatuan, H.A Nurawi Ketua PMTS, Indah Kurnia, Mr Xu Yong dan lain lain.
Hermawan Santoso menyampaikan kegiatan Imlek ini pertama kali diselenggarakan bersama Pemkot Surabaya melibatkan lebih dari 50 UMKM yang membuat sajian 5000 lebih lontong Cap Go Meh untuk masyarakat yang hadir.
Hermawan mengucapkan terima kasih kepada Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya, para donatur dan semua pihak yang menyukseskan acara.
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya malam itu mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek dan berharap kesuksesan, kesehatan, rejeki serta panjang umur bagi semuanya. Gong xi fa cai.
“Kita berkumpul tanpa memandang suku dan agama. Hari ini kita peringati Tahun Baru Imlek. Balai kota ini rumah kita bersama, ketika ada perayaan natal, dan sekarang perayaan Tahun Baru Imlek sebagai tradisi yang diambil Cap Go Meh dilakukan di Surabaya dan dipersiapkan dalam waktu singkat,” ujarnya.
“Inilah kota Surabaya sejatinya, tidak dipisahkan oleh apapun dan menujukkan bahwa arek arek Surabaya adalah NKRI harga mati. Saya berharap hari ini ada seni yang ditampilan, maka Surabaya tak bisa dilepaskan dari semua budaya,” kata Eri Cahyadi.
“Yang dulu ikut berjuang dalam mempertahankan kemerdekaan, kalau kita melihat pertempuran 10 November yang berjuang tak hanya suku Jawa, tapi semuanya ikut berjuang dalam satu kesatuan. Hari ini dibuktikan dengan semangat kekeluargaan, semoga berlanjut selamanya,” pungkas Eri Cahyadi yang mengakui dengan kebaikan semua orang, menjadikan Surabaya kota yang aman dan nyaman.

Wali Kota Surabaya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya perayaan Cap Go Meh.
Sementara itu, H. Abdullah Nurawi Ketua PMTS mengapresiasi masyarakat yang antusias hadir. Mereka tak hanya yang merayakan Imlek, tapi datang dari berbagai etnis dan berbeda agama.
“Sangat meriah sekali acara Imlek ini, kami ucapkan terima kasih kepada Wali Kota Eri Cahyadi yang memberikan fasilitas, sehingga perayaan Imlek sangat ramai sekali,” ucap Nurawi di akhir acara.
Dalam acara itu, Wali Kota Eri Cahyadi menyerahkan hadiah kepada 5 UMKM yang memenangkan lomba memasak lontong Cap Go Meh dengan penilaian rasa, tampilan, dan lain lain oleh para juri.
Acara dimeriahkan penampilan Barongsai, Liang Liong, Wushu, Tarian 1000 Wajah, Grup Musik Kemuning, kolaborasi angklung gamelan, lagu diiringi tarian dan lain lain.
Doa dipimpin oleh Ustadz Hasan Basri Ketua Pelaksanaan Harian YHMCHI. Sepanjang acara dipandu oleh MC: Charles dan Sherly.
Akhir acara seluruh tamu khusus, naik ke atas panggung menyanyi bersama lagu Gong Xi bersama pendukung pengisi acara.
Monique Sekretaris Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Jatim mengakui penyelenggaraan acara Imlek sangat luar biasa. “Ini perdana menyambut Cap Go Meh dalam kebersamaan dan kesatuan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Monique mengatakan bahwa perayaan Cap Go Meh digelar pada hari ke 15 setelah Imlek. Cap Go Meh sebagai tradisi memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan dan mengusir hal hal yang tidak baik untuk kedepannya.
Anies Rungkat pengurus Federasi Olahraga Barongsai (FOBI Jatim) mengapresiasi acara Imlek yang spektakuler di Kota Surabaya.
Oei Tjing Yen Humas PITI Surabaya yang juga panitia kegiatan, mengungkapkan bahwa dalam acara ini selain didukung oleh Yayasan Bhakti Persatuan, PERPIT Jatim, Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya, dan Xin Zhong School. Juga PT Sentralsari Primasentosa, PT Padi Mas Indah, dan lain lain.
Seluruh hadirin selain mendapatkan hidangan lontong Cap Go Meh dalam kotak, juga diberikan jajanan, permen, minum dan goodie bag.
Acara malam itu tentunya sangat berkesan, tak hanya dari pihak penyelenggara, tapi juga masyarakat yang hadir dan menyaksikan kemeriahan perayaan Cap Go Meh di Balai Kota Surabaya, perdana kali di era Wali Kota Eri Cahyadi. (Red)

