Pendidikan

Menuju Generasi Indonesia Emas 2045, Gedung Sekolah Khay Ming Tiga Bahasa Diresmikan

Pada tahun 2045 mendatang, Indonesia genap berusia 100 tahun atau satu abad yang ditargetkan sudah menjadi negara maju, dan sejajar dengan negara-negara adidaya di dunia.

Demikian pula generasi Indonesia Emas 2045 yang berkualitas, berkompeten, dan berdaya saing tinggi, bersemangat dalam belajar dan berkarya di segala bidang. Menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang mempuni, sehingga terwujud kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.

Menyambut generasi Indonesia emas 2045, bertepatan pula dengan Gedung Sekolah Khay Ming Tiga Bahasa yang diresmikan oleh pengurus Yayasan Khayming Harapan Bangsa, pada pukul 11 siang, Selasa 21 November 2023.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh pengurus yayasan, bersama Konjen RRT di Surabaya Mr. Xu Yong dan Yusuf Masruh Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Dilanjutkan dengan pemberian cinderamata.

Peresmian gedung Khay Ming School dihadiri ratusan undangan di antaranya; para guru, alumni, wali murid, perwakilan perkumpulan, akademisi, Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Forkopimda Kota Surabaya, pimpinan PT Wijaya Karya, PT Wika Gedung, PT Semen Indonesia, Ir Sutoto Yakubus Senior Direktur Ciputra Group dan lainnya.

Sugijanto Tjandra, Budi Yuwono, Ang Meliana Adikoesoemo, Yudi Sutanto, Mr. Xu Yong, Yusuf Masruh, Puspita Dewi Prijadi

Sugijanto Tjandra Ketua Umum Yayasan Khaiming Harapan Bangsa dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur akhirnya bisa meresmikan Gedung Sekolah Khay Ming yang peletakan batu pertama pada tahun 2018.

“Wabah Covid-19 memaksa kami menghentikan pembangunan. Baru pada akhir tahun 2022 direncanakan pembangunan dengan menunjuk PT Wika Gedung sebagai kontraktor utama. Pembangunan gedung diselesaikan dalam waktu kurang dari satu tahun, sesuai harapan kami,” terang Sugijanto Tjandra yang mengucapkan terima kasih kepada para alumni Khayming, para guru dan para dermawan yang telah membantu baik secara material maupun moral.

Ang Meliana Adikoesoemo Ketua Panitia Acara mengucapkan selamat datang kepada para hadirin. Ia menjelaskan bahwa tahun ini adalah peringatan 70 tahun berdirinya bekas sekolah SD SMP Khay Ming yang patut dirayakan. Ang Meliana pun meminta dukungan untuk masa depan Khay Ming School.

Pemberian cinderamata

Budi Yuwono Ketua Pembina Yayasan Khayming Harapan Bangsa dalam sambutannya mengatakan, membangun dan menjalankan sekolah adalah proyek yang sulit, tapi juga sebuah misi yang bijaksana dan luhur. Seperti kata pepatah, dibutuhkan 10 tahun untuk menanam pohon dan 100 tahun untuk membina manusia.

“Sekarang sekolah telah selesai. Bagaimana menjalankan dengan baik. Sekolah 3 bahasa yang berkualitas tinggi, menjamin kelancaran pengajaran, memungkinkan siswa memahami etika, keadilan dan integritas. Mereka dapat menerima pendidikan moral, intelektual, jasmani dengan baik. Menumbuhkan bakat unggul untuk negara dan bangsa. Mereka sebagai generasi mendatang mampu menguasai 3 bahasa, teknologi dan kompetitif di dalam masyarakat,” ujarnya.

Para pengurus yayasan, pemberian penghargaan dan lukisan shufa

Puspita Dewi Prijadi selaku salah satu stakeholder juga Wakil Ketua Yayasan Khayming Harapan Bangsa memuji keberadaan Sekolah 3 Bahasa Khay Ming yang letaknya cukup strategis, dengan fasilitas lengkap untuk sebuah sekolah, serta para guru qualified (memenuhi syarat).

“Sekolah ini bagus untuk anak muda menuju generasi Indonesia Emas 2045. Semoga generasi muda Indonesia bisa bersaing baik di kancah nasional maupun internasional,” harap Puspita Dewi Prijadi.

Sementara itu, Yudi Sutanto Ketua Perkumpulan Sekolah Tiga Bahasa Se-Indonesia (PERSTIBI) menjelaskan bahwa sekolah 3 bahasa menjadi sekolah nasional. Para lulusan bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan di luar negeri, serta penguasaan bahasa asing yang baik untuk modal bekerja.

Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Surabaya Mr. Xu Yong mengucapkan selamat atas peresmian gedung sekolah Khay Ming untuk menciptakan lingkungan yang baik.

Mr. Xu Yong berharap para guru dan murid yang belajar di Khay Ming School menciptakan masa depan dan hasil yang lebih baik.

Ir. Yusuf Masruh, MM. Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya mengatakan pendidikan tidak hanya tanggung jawab pemerintah saja tapi juga masyarakat, termasuk yang hadir di Khay Ming School turut andil dalam bidang pendidikan Kota Surabaya.

“Wali Kota Surabaya berpesan pembangunan sekolah Khay Ming bermanfaat untuk anak anak. Mudah mudahan dedikasi tinggi Khay Ming School bisa menjadikan perubahan di Surabaya Barat,” ujar Yusuf.

Terkait Khay Ming School sekolah 3 bahasa, Yusuf menyampaikan bahwa masa depan anak anak tidak hanya akademis tapi juga bahasa yang menjadi ujung tombak.

Sementara itu, panggung utama acara berada di gedung serba guna sekolah yang luas, di lantai 4. Di sana murid Khay Ming menampilkan tarian, lagu, angklung dan piano dihadapan ratusan hadirin.

Juga ada penampilan apik gerakan Taiji Quan 24, tarian dari Grup Wijaya Kusuma, atraksi barongsai, serta paduan suara. Sepanjang acara dipandu oleh MC: Elisa Christina.

Pihak panitia juga memberikan penghargaan kepada para donatur. Selain itu juga ada penyerahan lukisan Shufa atau kaligrafi Chinese. Pada akhir acara diumumkan pemenang doorprize.

Perlu diketahui, gedung baru Khay Ming School yang berada di Jalan Raya Lakarsantri No 16, Citra Raya Citraland Surabaya ini berdiri di atas lahan seluas 8,450 m2, dengan luas bangunan 12.000m2.

Gedung baru tersebut memiliki fasilitas lengkap seperti; aula berkapasitas 500 orang, kolam renang, tempat olahraga basket baik indoor maupun outdoor, ruang ekstrakurikuler menari dan Wushu. 11 ruang kelas untuk PG TK, 18 kelas SD, 9 kelas SMP, dan 9 kelas SMA.

Dilengkapi pula dengan perpustakaan, kantin, playground, lift di setiap lantai, ruang komputer lab, CCTV, tempat parkir yang modern dapat menampung 62 mobil dan sebagainya. (Red)