News

Kwan Sing Bio Terluas di Asia Tenggara Ramah Wisatawan & Selalu Ada Hidangan Buat Umat

Kwan Sing Bio atau lebih populer dijuluki Kelenteng Tuban ini sangat ramah untuk wisatawan, selain tempat umat beribadah.

Namun yang menarik, di kelenteng seluas 6 hektar ini, selalu ada hidangan untuk umat yang datang.

Hidangan sederhana seperti nasi goreng dan lauk pauk, minum bisa meminta teh, kopi atau air putih tersedia.

Pengurus pun meminta umat yang datang bisa langsung ke tempat makan. Ada dua gedung yang menjadi tempat makan umat dan para tamu.

Gedung di belakang dengan pemandangan menarik menjadi favorit para tamu saat berkunjung.

Sambil menyantap makanan dan bercengkrama, ditemani angin sepoi sepoi berhembus. Di dalam gedung ini terdapat dapur yang luas untuk memasak.

Sedangkan tempat makan para tamu VVIP berada gedung lain dengan fasilitas AC, berjajar meja kursi untuk para tamu menyantap hidangan.

“Gedung di Kwan Sing Bio ini mampu menampung 5000 orang dengan fasilitas kamar mandi sebanyak 120 tersebar di penjuru gedung. Konsumsi gratis untuk para tamu disediakan 10 hingga 20 ribu,” jelas Go Tjong Ping salah satu umat yang juga mantan Ketua Kelenteng.

Go Tjong Ping juga meminta umat dari manapun datang ke TITD Kwan Sing Bio untuk beribadah. “Silahkan datang ke mari,” ajaknya.

Keindahan Kelenteng Tuban, Go Tjong Ping

Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban berusia 200 tahun merupakan warisan budaya sebagai tempat ibadah tiga agama, yakni; Khonghucu, Buddha, dan Tao.

Kelenteng ini rutin menyelenggarakan bakti sosial untuk masyarakat sekitar.

Kwan Sing Bio Tuban berlambang kepiting, satu satunya kelenteng yang menghadap ke laut langsung.

Jika ke mari, banyak sudut menarik yang bisa untuk berswafoto. (Red)