Sebanyak 348 atlet dari provinsi DKI Jakarta sebagai tuan rumah, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, dan DI Yogyakarta mengikuti babak kualifikasi Pra PON Aceh Sumut 2024 Zona B, di Main Atrium Pluit Village Mall, Jakarta, 19 -20 Agustus.

Pra PON 2024 Zona B ini mempertandingkan 7 nomor, yakni Barongsai Taolu Bebas, Barongsai Tradisional, Pekingsai Taolu Bebas, Pekingsai Kecepatan, Naga Taolu Bebas, Naga Kecepatan, dan Naga Halang Rintang.

Chandra Wurianto Woo Ketua FOBI Jatim didampingi Manager Anies Rungkat, Wakil Ketua Jackson Cheowandi dan Pelatih Kriswanto (Hwa Ing) memimpin langsung tim barongsai Jatim saat berlaga di Jakarta.

Tim Barongsai Lantai FOBI Jatim maju ke PON XXI 2024 di Medan. Sedangkan Tim Barongsai Tradisional diwakili Lima Bhakti Surabaya. Barongsai Taolu diwakili FOBI Tuban. Tarian Naga diwakili FOBI Kediri.

“Sebanyak 36 atlet Jatim yang berlaga. Kami mendapat juara 3 dan masuk ke PON XXI 2024 di Medan,” jelas Chandra Wurianto Woo.

Chandra Wurianto Woo, Edy Kusuma

Alvin Kennedy Ketua Penyelenggara Babak Kualifikasi Pra PON Aceh Sumut 2024 Zona B mengungkapkan bahwa semua nomor dipertandingkan dengan regulasi internasional.

Hilda Kusumadewi Ketua Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) DKI Jakarta yang ditunjuk sebagai tuan rumah, mengaku bangga karena untuk pertama kalinya dan menjadi tonggak sejarah barongsai dipertandingkan di PON.

Ketua Umum PB FOBI, Edy Kusuma, meminta semua atlet barongsai menjunjung sportivitas. Ia mengajak semua pihak menjadikan FOBI kebanggaan Indonesia.

Cabor Barongsai selain di Zona B, Pra PON 2024, juga dipertandingkan di Pekanbaru, Riau, yang jadi tuan rumah Zona A. Juga di Pontianak yang ditunjuk sebagai tuan rumah Zona C. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *